
Keterlibatan kalangan pemuda dalam proses perencanaan perdesaan menjadi instrumen vital dalam memastikan keberlanjutan estafet kepemimpinan dan pembangunan di masa depan. Pemikiran generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika zaman dapat memberikan perspektif segar dalam menjawab tantangan kemajuan desa. Selama ini, aspirasi kepemudaan kerap terpinggirkan ke dalam urusan olahraga semata, padahal potensi pemuda mencakup bidang ekonomi kreatif, literasi digital, hingga kewirausahaan sosial. Melibatkan pemuda di meja perencanaan perdesaan merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak kader-kader pembangun desa yang berkarakter.
Pengakuan atas peran pemuda tersebut tampak dalam penyelenggaraan MusrenbangDesa Tahun 2026 Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Berlangsung di aula Balai Desa Sukamulya pada Kamis (17/9/2026), musyawarah penentuan kebijakan ini digelar mulai pukul 08.00 WIB hingga tuntas. Agenda utama persidangan adalah pembahasan dan penyepakatan RKP Desa tahun 2027 serta daftar usulan rencana kerja Pemerintahan (DU RKP Desa) Tahun 2028. Melalui wadah ini, seluruh peserta bersepakat menetapkan skala prioritas pembangunan tahun 2026 dengan bersandar pada prinsip musyawarah untuk mufakat secara terbuka.
Tokoh pemuda Desa Sukamulya hadir memenuhi deretan kursi peserta musyawarah bersama dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Mereka duduk sejajar dengan Ketua BPD Desa Sukamulya dan anggota, Ketua LPM Desa Sukamulya dan anggota, kader TP PKK Desa Sukamulya, serta para Ketua RT dan RW se-Desa Sukamulya. Kehadiran perwakilan pemuda memberikan warna tersendiri dalam membedah usulan program pemberdayaan masyarakat yang lebih relevan dengan tantangan generasi produktif perdesaan. Dialog antargenerasi ini memperlihatkan keharmonisan tatanan sosial warga Sukamulya yang saling menghargai satu sama lain.
Pemerintah desa menyambut baik gagasan-gagasan konstruktif yang disampaikan oleh perwakilan pemuda di dalam forum persidangan desa. Kepala Desa Sukamulya Oong Sukansa, S.H. memimpin jalannya acara didampingi Sekretaris Desa Sukamulya beserta perangkat Desa dan Pendamping Desa Sukamulya. Musyawarah didampingi secara langsung oleh para pembina kewilayahan dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Garawangi, yakni Sekmat Garawangi Andi Mulyadi, SE., M.E., Danramil Garawangi Kapten Arm Juliyanto, serta Kapolsek Garawangi Iptu Endar Kuswanadi, SE. Para Kasi dan Kasubag Kecamatan Garawangi turut hadir memberikan asistensi teknis mengenai kelayakan usulan program kepemudaan.
Tahapan agenda persidangan desa berjalan secara runtut diawali dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan pertanggungjawaban panitia MusrenbangDes. Sesi pidato sambutan disampaikan secara berurutan oleh Kepala Desa Sukamulya, Sekmat Garawangi, dan Kapolsek Garawangi di hadapan seluruh peserta rapat. Agenda inti berlanjut pada pemaparan materi topik Musrenbang Desa secara komprehensif, penarikan kesimpulan akhir yang disepakati forum, hingga penutupan resmi acara. Penataan meja panggung utama Graha Bilisuk yang tertata rapi mendukung kekhidmatan suasana rapat perencanaan perdesaan.
Seluruh proses perumusan program kerja di Desa Sukamulya ini dilaporkan berlangsung dalam kondisi yang aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir. Keterbukaan ruang dialog bagi generasi muda menjadi cerminan bahwa iklim demokrasi perdesaan di Garawangi tumbuh secara sehat dan inklusif. Pelaksanaan tugas pemantauan kamtibmas ini diserahkan secara tertulis oleh Kapolsek Garawangi Iptu Endar Kuswanadi, SE. kepada pimpinan di Polres Kuningan. Salinan dokumen laporan komando ini turut ditembuskan kepada Waka Polres Kuningan, Kabag Ops Polres Kuningan, serta Kasat Intelkam Polres Kuningan guna menjaga keterpaduan data kepolisian resor.





