Polres Kuningan Polda Jabar – Kabar mengejutkan datang dari garis depan pelayanan masyarakat di wilayah hukum Mandirancan, di mana salah satu personel terbaiknya harus diistirahatkan dari rutinitas kedinasan akibat gangguan kesehatan mendadak. Respons cepat dan perhatian tanpa batas langsung ditunjukkan oleh struktur pimpinan kepolisian sektor demi memastikan anggotanya mendapatkan penanganan yang paling maksimal.
Rombongan dinas yang dipimpin oleh Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., bergerak bersama Kasium Polsek Mandirancan Aiptu Tatang Sentani, Kanit Propam Polsek Mandirancan Aiptu Munawan, S.H., serta Kanit Binmas Polsek Mandirancan Aipda Rosid, A.Md. Mereka menempuh perjalanan menuju fasilitas kesehatan di luar wilayah Kabupaten Kuningan guna menengok langsung kondisi terkini anggotanya, yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 13 Juli 2026, sekira pukul 12.30 WIB sampai dengan selesai.
Kunjungan dinas sekaligus silaturahmi yang diselimuti suasana prihatin ini berpusat di Rumah Sakit Hasna Medika Palimanan Cirebon. Di salah satu ranjang perawatan rumah sakit khusus tersebut, terbaring Aipda Budy Santoso (NRP 85101055) yang memegang jabatan krusial sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan.
Kondisi klinis yang dihadapi oleh sang Bhabinkamtibmas tergolong memerlukan atensi medis yang sangat serius dari spesialis jantung. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dan rekam medis dokter RS Hasna Medika, ditemukan adanya pembengkakan jantung yang signifikan, yang mengharuskan tindakan operasi segera berupa pemasangan selaput balon pada pembuluh darah arteri nadinya.
Di hadapan pihak keluarga dan anggota yang sakit, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menyampaikan pesan inti agar Aipda Budy Santoso tidak perlu mengkhawatirkan beban tugas kedinasan untuk sementara waktu dan berfokus sepenuhnya pada proses penyembuhan. Kapolsek menegaskan bahwa solidaritas dan doa dari seluruh rekan kerja adalah energi utama yang menyertai tindakan medis tersebut.
Suasana kebersamaan di dalam ruang perawatan tersebut mempertegas bahwa hubungan antarpunulis di instansi Polri bukan sekadar relasi kerja, melainkan ikatan kekeluargaan yang erat. Rombongan Polsek Mandirancan berharap proses intervensi selaput balon arteri yang dijadwalkan oleh tim dokter spesialis dapat mengembalikan fungsi jantung Aipda Budy Santoso seperti sedia kala demi kelanjutan pengabdiannya pada negara.




