Polres Kuningan Polda Jabar – Hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat laksana dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan dalam menciptakan kedamaian sejati. Mendengarkan keluh kesah warga secara langsung di pelataran rumah merupakan seni tersendiri dalam memberikan pelayanan yang tulus dan menyentuh hati. Melalui kedekatan emosional yang dibangun dengan penuh keikhlasan, segala bentuk potensi gangguan keamanan dapat diredam dengan pendekatan kekeluargaan.
Sentuhan humanis dan penuh kehangatan inilah yang tampak jelas saat personel kepolisian melaksanakan kunjungan silaturahmi ke pemukiman penduduk di pedesaan. Petugas singgah dan duduk bersama dengan Bapak Anwar di kediamannya, merajut komunikasi yang santai namun sarat akan pesan-pesan kebaikan demi kemaslahatan bersama. Pertemuan penuh keakraban yang mempertemukan hati antara polisi dan warga ini berlangsung di Desa Cirea pada hari Kamis, 17 Juli 2026.
Maksud utama dari kehadiran polisi yang menyatu dengan warga ini adalah untuk memberikan rasa tenang, aman, dan terlindungi di tengah dinamika kehidupan sosial bermasyarakat. Pihak kepolisian ingin memastikan bahwa setiap warga merasakan kehadiran negara yang mengayomi mereka dalam situasi apa pun. Dialog ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan alam dan sosial yang membutuhkan kekompakan bersama.
Di sela-sela perbincangan yang hangat tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Aipda Teguh Diantoro, S.H. dengan penuh kasih sayang mengingatkan warga untuk selalu menjaga kedamaian dengan tidak mudah memercayai berita hoax. Ia juga mengetuk kepedulian warga untuk saling mengingatkan agar tidak membuang atau membakar sampah sembarangan, demi menjaga keselamatan desa dari ancaman kebakaran lahan yang mengintai di musim kemarau.
Melihat pentingnya kebersamaan ini, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan mendalam agar semangat gotong royong dan saling menjaga antarwarga terus ditingkatkan. Beliau mengingatkan bahwa pencegahan terhadap musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hanya bisa terwujud jika seluruh masyarakat memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga lingkungan sekitarnya.
Suasana penuh kekeluargaan yang mewarnai sepanjang kegiatan sambang ini membuktikan betapa cintanya masyarakat akan kehadiran sosok pelindung di desa mereka. Bapak Anwar mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan nasihat berharga yang diberikan oleh pihak kepolisian. Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi ini berjalan dengan sangat aman, damai, dan ditutup dengan tekad bersama untuk selalu menjaga keharmonisan wilayah.




