BerandaPOLRIGraha Bilisuk Jadi Saksi Demokrasi Perencanaan Pembangunan Warga Sukamulya

Graha Bilisuk Jadi Saksi Demokrasi Perencanaan Pembangunan Warga Sukamulya

Gedung pertemuan di lingkungan kantor desa sering kali bertransformasi menjadi panggung utama berlangsungnya praktik demokrasi warga dalam menentukan arah masa depannya. Aula balai desa menyediakan ruang setara bagi aparatur birokrasi dan warga biasa untuk duduk bersama mendiskusikan berbagai persoalan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Keterbukaan semacam ini merupakan perwujudan nyata dari prinsip tata kelola perdesaan yang transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab. Di dalam ruang pertemuan inilah gagasan-gagasan pembangunan disaring demi kemaslahatan seluruh lapisan komunitas perdesaan.

Pemandangan demokratis tersebut terlihat di Graha Bilisuk, yang merupakan aula Balai Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Pada Kamis (17/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga tuntas, aula ini dipenuhi peserta MusrenbangDesa Tahun 2026. Pertemuan skala desa ini diselenggarakan dalam rangka pembahasan dan penyepakatan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP Desa) tahun 2027 serta daftar usulan rencana kerja Pemerintahan (DU RKP Desa) Tahun 2028 Desa Sukamulya. Musyawarah ini bertujuan menentukan arah dan pola pembangunan desa di tahun 2026 dengan mengutamakan musyawarah mufakat berdasarkan skala prioritas kebutuhan warga.

Pertemuan di Graha Bilisuk ini dihadiri oleh jajaran pejabat kecamatan serta unsur keamanan teritorial. Hadir Sekmat Garawangi Andi Mulyadi, SE., M.E., Danramil Garawangi Kapten Arm Juliyanto, Kapolsek Garawangi Iptu Endar Kuswanadi, SE., serta para Kasi dan Kasubag Kecamatan Garawangi. Dari pihak tuan rumah, musyawarah dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukamulya Oong Sukansa, S.H., jajaran Sekretaris Desa Sukamulya beserta perangkat Desa, serta Pendamping Desa Sukamulya. Kehadiran para pimpinan ini memberikan bobot legitimasi yang kuat terhadap setiap keputusan yang dilahirkan di dalam persidangan desa.

Tidak hanya unsur formal pemerintah, aula pertemuan ini juga diramaikan oleh kehadiran para wakil warga dari berbagai lini sosial. Tampak hadir Ketua BPD Desa Sukamulya dan anggota, Ketua LPM Desa Sukamulya dan anggota, serta pengurus TP PKK Desa Sukamulya. Forum ini juga menampung kehadiran para Ketua RT dan Ketua RW se-Desa Sukamulya yang berinteraksi langsung dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Keragaman komposisi peserta musyawarah ini menjadi jaminan bahwa suara dari berbagai segmen penduduk perdesaan terakomodasi secara adil dan proporsional.

Susunan acara musyawarah diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya secara serentak, serta doa pembuka. Sesi berikutnya meliputi laporan ketua panitia pelaksana MusrenbangDes dan disusul rangkaian sambutan dari Kepala Desa Sukamulya, Sekmat Garawangi, dan Kapolsek Garawangi. Setelah itu, peserta menyimak pemaparan topik Musrenbang Desa yang membedah usulan program pembangunan, perumusan kesimpulan rapat, hingga penutupan resmi. Berdasarkan pantauan dokumentasi, deretan meja pimpinan di panggung utama didekorasi rapi dengan kain warna serasi, sementara layar proyektor menampilkan sambutan kepada peserta.

Selama kegiatan berlangsung di Graha Bilisuk, situasi terpantau berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan ketertiban apa pun. Suasana musyawarah yang teduh mencerminkan tingginya komitmen warga Sukamulya dalam menjaga stabilitas sosial di wilayahnya. Kegiatan dinas pengamanan dan monitoring ini dilaporkan secara tertulis oleh Kapolsek Garawangi Iptu Endar Kuswanadi, SE. kepada pimpinan kepolisian di Polres Kuningan. Salinan dokumen laporan komando ini turut ditembuskan kepada Waka Polres Kuningan, Kabag Ops Polres Kuningan, serta Kasat Intelkam Polres Kuningan untuk menjadi bahan evaluasi berkala.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments