KUNINGAN – Kejadian kebakaran lahan kosong di wilayah Kecamatan Cilimus menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi selama musim kemarau berlangsung.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis sore di Dusun Wage Desa Bandorasawetan dan Blok Kliwon Desa Bandorasakulon berhasil ditangani dengan cepat berkat koordinasi yang baik antara pemerintah desa, Polsek Cilimus, UPT Damkar Kabupaten Kuningan, Babinsa, dan masyarakat.
Informasi mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima oleh perangkat desa yang kemudian langsung meneruskannya kepada pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan segera.
Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota piket Polsek Cilimus bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kehadiran petugas bertujuan untuk membantu proses penanganan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar area lahan kosong yang dipenuhi tumbuhan kering. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
UPT Damkar Kabupaten Kuningan kemudian mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran. Dengan dukungan berbagai unsur di lapangan, proses pemadaman dapat dilakukan secara efektif dan terkoordinasi.
Petugas bekerja keras memadamkan api agar tidak menjalar ke lokasi lain. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, proses pendinginan dilakukan untuk memastikan seluruh area dalam kondisi aman.
Kerja sama yang baik antara petugas dan masyarakat menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam penanganan kejadian tersebut. Seluruh pihak saling mendukung demi menjaga keselamatan lingkungan sekitar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 20 menit. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, tidak ditemukan lagi titik api yang dapat memicu kebakaran lanjutan.
Meski area lahan mati mengalami kebakaran, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa respons cepat yang dilakukan berhasil meminimalisir dampak yang mungkin terjadi.
Penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui secara pasti karena tidak ada warga yang menyaksikan secara langsung awal mula munculnya api. Petugas masih terus mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.
Menurut Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, SIK, MH melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH mengatakan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran melalui peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dan pelaporan dini apabila ditemukan potensi bahaya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat serta sinergi yang baik antara aparat dan seluruh stakeholder, diharapkan wilayah Kecamatan Cilimus tetap aman, kondusif, serta terhindar dari berbagai potensi bencana yang dapat merugikan masyarakat.










