Polres Kuningan Polda Jabar – Pengabdian tulus kepada masyarakat memerlukan refleksi diri yang jujur tentang sejauh mana kehadiran Polri telah memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga di desa-desa. Melalui suasana kekeluargaan yang kental, jajaran Polsek Mandirancan duduk bersama untuk saling mengoreksi dan menguatkan komitmen pelayanan dalam agenda evaluasi kinerja mingguan.
AKP Atang Mulyana, S.E. selaku Kapolsek Mandirancan membuka ruang dialog bagi para anggotanya untuk menyampaikan tantangan psikologis dan teknis yang dihadapi saat bersentuhan langsung dengan persoalan warga. Pertemuan penuh makna ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral pimpinan pada Selasa (10/02/2026).
Pimpinan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel yang telah bekerja melampaui panggilan tugas dalam membantu kesulitan warga di lapangan. Namun, ia juga tetap memberikan catatan kritis terhadap aspek-aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan agar masyarakat merasa benar-benar memiliki pelindung yang bisa diandalkan.
Kehangatan dalam forum ini bertujuan untuk menjaga mentalitas anggota agar tetap memiliki empati tinggi saat menjalankan tugas-tugas kepolisian di tengah masyarakat. Evaluasi bukan sekadar soal angka, melainkan soal rasa aman yang harus benar-benar dirasakan oleh setiap keluarga di wilayah Mandirancan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. mengajak seluruh anggota untuk menjadi pelopor dalam menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah guna mewujudkan Indonesia Maju. Beliau berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran polisi sebagai mitra yang solutif dalam menjaga stabilitas pangan dan keamanan lingkungan.
Bhabinkamtibmas didorong untuk lebih sering melakukan kunjungan door to door system (DDS) agar hubungan emosional dengan konstituennya semakin erat. Pendekatan hati ke hati dianggap sebagai senjata paling ampuh untuk meredam potensi konflik sosial dan mendeteksi masalah sejak dini di tingkat dusun.
Kehadiran polisi saat jam-jam sepi dan rawan juga menjadi bahasan penting, di mana patroli diharapkan bukan sekadar lewat, tetapi juga menyapa warga yang sedang berjaga. Polsek Mandirancan ingin memastikan bahwa setiap jengkel wilayahnya adalah ruang yang ramah bagi warga yang ingin beraktivitas dengan tenang.
Pertemuan diakhiri dengan semangat baru bagi para personel untuk kembali turun ke desa-desa dengan membawa energi positif. Polsek Mandirancan memastikan bahwa setiap evaluasi yang dilakukan adalah demi kebaikan masyarakat Mandirancan yang sangat mereka cintai.






