Polres Kuningan Polda Jabar – Perkembangan teknologi membawa tantangan baru bagi kedisiplinan anggota Polri, terutama terkait maraknya judi online dan pinjaman online ilegal. Menanggapi fenomena tersebut, Polsek Mandirancan mengambil langkah preventif melalui kegiatan penegakan disiplin secara komprehensif.
Pemeriksaan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap personel tetap berada di jalur yang benar dan tidak terpengaruh oleh tren negatif digital. Kegiatan Gatibplin ini sukses dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Mei 2026.
Kanit Propam Aiptu Munawan melaksanakan pengecekan terhadap kelengkapan surat-surat identitas pribadi seperti SIM, KTP, dan E-KTA. Tidak ketinggalan, pemeriksaan kartu senpi dilakukan untuk memastikan seluruh personel pemegang senjata api memiliki izin yang masih berlaku dan sah.
Langkah berani diambil dengan memeriksa secara acak telepon genggam anggota untuk memastikan tidak adanya keterlibatan dalam praktik judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol). Inisiatif ini dilakukan guna memproteksi kesejahteraan psikologis dan finansial seluruh keluarga besar Polsek Mandirancan.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti agar anggota tidak mencoba-coba bermain judi online karena dampaknya akan menghancurkan karir dan masa depan. Beliau meminta seluruh jajaran untuk saling mengingatkan satu sama lain dalam kebaikan dan ketaatan aturan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menegaskan bahwa pengawasan digital di internal Polri akan terus dilakukan secara rutin demi menjaga profesionalisme anggota.



