BerandaPOLRIPolisi Intensifkan Edukasi Cegah Tawuran Antar Remaja di Cilimus

Polisi Intensifkan Edukasi Cegah Tawuran Antar Remaja di Cilimus

Polisi Intensifkan Edukasi Cegah Tawuran Antar Remaja di Cilimus

Upaya pencegahan perang sarung dan tawuran remaja terus digencarkan jajaran Polsek Cilimus demi menjaga stabilitas keamanan wilayah. Fenomena yang kerap muncul pada malam hari tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena berpotensi memicu konflik yang lebih luas dan membahayakan keselamatan para pelaku maupun masyarakat sekitar.

Patroli rutin ditingkatkan pada jam-jam rawan, terutama selepas salat tarawih hingga menjelang sahur. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah serta membubarkan kelompok remaja yang berkumpul tanpa tujuan jelas.

Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus, AKP Mohamad Faisal, SH menegaskan bahwa perang sarung bukan lagi dianggap permainan tradisional semata, melainkan telah berkembang menjadi aksi yang mengandung unsur kekerasan.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga dan para orang tua.

Selain patroli, petugas juga melaksanakan pembinaan langsung kepada remaja yang kedapatan nongkrong hingga larut malam. Mereka diberikan pemahaman tentang dampak hukum dan risiko cedera yang dapat terjadi akibat tawuran.

Kegiatan sosialisasi turut dilakukan di sekolah-sekolah guna membangun kesadaran sejak dini. Para pelajar diajak untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih produktif dan bermanfaat.

Pihak kepolisian juga menggandeng tokoh agama untuk menyampaikan pesan moral dalam ceramah keagamaan. Pendekatan spiritual dinilai efektif dalam menyentuh kesadaran generasi muda.

Di tingkat desa, aparat berkoordinasi dengan perangkat setempat untuk mengaktifkan kembali ronda malam. Pengawasan lingkungan menjadi salah satu langkah konkret mencegah aksi tawuran.

Masyarakat menyambut baik langkah tersebut karena dinilai mampu menciptakan rasa aman. Kehadiran polisi di tengah warga memberi dampak psikologis positif.

Kapolsek menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil apabila ditemukan unsur pidana. Namun pendekatan preventif tetap menjadi prioritas utama.

Situasi wilayah hukum Polsek Cilimus hingga saat ini terpantau kondusif. Tidak ditemukan adanya bentrokan besar selama patroli berlangsung.

Dengan kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat, diharapkan perang sarung dan tawuran tidak lagi menjadi ancaman di wilayah Cilimus.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments