Polres Kuningan Polda Jabar – Manajemen pencegahan potensi gangguan kamtibmas dan kerawanan lingkungan di tingkat akar rumput menjadi prioritas operasional yang dijalankan dengan tingkat disiplin tinggi. Polsek Mandirancan menyadari bahwa perubahan pola iklim global membawa dampak langsung pada tingkat kerentanan wilayah pedesaan. Koordinasi dengan tokoh masyarakat menjadi kunci utama untuk memetakan solusi sebelum kerawanan tersebut meluas.
Mengemban misi taktis tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Aipda Teguh Diantoro, S.H. melaksanakan giat sambang Door to Door System (DDS) ke kediaman tokoh masyarakat. Langkah proaktif ini diambil guna memastikan jalur pertukaran informasi antara pihak kepolisian sektor dan warga tetap berjalan tanpa hambatan. Agenda penyamaan langkah pencegahan kejahatan ini dituntaskan pada hari Selasa, 19 Mei 2026.
Petugas kepolisian langsung melakukan diskusi bersama Bapak Romli mengenai efektivitas pengamanan mandiri yang saat ini berjalan di wilayah Desa Cirea. Aipda Teguh Diantoro, S.H. meminta masukan mengenai titik-titik lingkungan yang dinilai rawan guna mengoptimalkan rute patroli dinas Polsek ke depan. Kerja sama informasi ini sangat penting untuk menciptakan pola pengawasan yang presisi.
Dalam sesi dialogis tersebut, penekanan diberikan pada instruksi penguatan siskamling sebagai tindakan preventif fisik terhadap pelaku kejahatan. Petugas juga memberikan pembekalan taktis kepada tokoh masyarakat agar tanggap menghadapi fenomena alam musim hujan dan kemarau yang tidak menentu, sehingga warga bisa bertindak cepat apabila terjadi bencana alam yang mendadak.
Melalui saluran komunikasi resmi, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menegaskan pesan inti agar seluruh elemen masyarakat bersama Bhabinkamtibmas meningkatkan siskamling serta waspada bencana alam di musim hujan dan kemarau yang tidak menentu seperti sekarang ini. Sinergitas taktis ini harus terus dipelihara demi keselamatan publik.
Langkah koordinasi taktis ini membuahkan kesepakatan mengenai pentingnya pemantauan pos ronda secara konsisten. Bapak Romli menyatakan siap bertindak sebagai jembatan informasi untuk meneruskan imbauan keselamatan dari kepolisian kepada warga sekitar. Kegiatan sambang berjalan dengan sangat lancar serta menghasilkan situasi yang kondusif.









