Polres Kuningan Polda Jabar – Membangun ukhuwah islamiyah serta memperkuat tali silaturahmi dengan para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat merupakan salah satu pilar penting kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan internal wilayah. Kehadiran personel Polri di tengah-tengah kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi wujud dukungan moral, melainkan juga sebagai sarana penguatan kemitraan demi memelihara kerukunan antar-umat beragama.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pendampingan dan kehadiran dalam acara keagamaan tingkat desa yang sarat akan nilai-nilai spiritual. Kegiatan religius berupa penyampaian tausiyah dalam rangka menyambut malam pergantian tahun baru hijriyah 1 Muharram 1448 H ini diselenggarakan di halaman Kantor Kepala Desa Mandirancan, Kecamatan Mandirancan pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Kanit Propam Polsek Mandirancan Aiptu Munawan, S.H. hadir langsung mewakili institusi kepolisian, duduk bersama Kepala Desa Mandirancan Bapak Didi Asmadi beserta jajaran perangkat desa, para kiai, dan ratusan warga jamaah. Kehadiran aparat penegak hukum ini menegaskan komitmen Polri untuk selalu melekat dengan agenda-agenda positif yang digagas oleh pemerintah desa maupun tokoh agama setempat.
Acara tausiyah yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diisi dengan doa bersama akhir tahun dan awal tahun hijriyah, serta ceramah agama yang mengajak jamaah untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik. Momentum ini dimanfaatkan oleh kepolisian untuk bersama-sama mendoakan keselamatan bangsa dan negara, khususnya kondusivitas wilayah hukum Mandirancan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa momentum pergantian tahun baru hijriyah ini harus dijadikan tonggak untuk memperkuat sinergi antara ulama, umaroh, dan kepolisian. Kapolsek berharap tausiyah ini mampu mempertebal keimanan masyarakat serta menginspirasi warga untuk terus memelihara kedamaian, persatuan, dan saling menjaga keamanan lingkungan demi terwujudnya kamtibmas yang sejuk.
Jalannya kegiatan keagamaan dari awal hingga selesai berkumandangnya doa penutup berlangsung dengan sangat aman, tertib, dan khusyuk. Antusiasme masyarakat Desa Mandirancan yang memadati halaman kantor desa memperlihatkan tingginya kesadaran religius sekaligus kekompakan yang kuat dalam menyambut tahun baru Islam dengan aura positif.









