Polres Kuningan Polda Jabar – Langkah preventif diambil oleh jajaran Polsek Mandirancan guna mengantisipasi segala bentuk penyimpangan dalam penyaluran bantuan sosial pemerintah. Aipda Johan Wahyudi Andas melakukan monitoring melekat pada setiap posko distribusi yang tersebar di wilayah Desa Pakembangan.
Setiap paket makanan yang datang diperiksa secara acak untuk memastikan standar kelayakan dan jumlahnya sesuai dengan manifest yang telah ditentukan. Monitoring ini merupakan bagian dari tugas pokok Polri dalam mengawal kebijakan strategis nasional di tingkat kewilayahan pada Selasa, 10 Februari 2026.
Personel di lapangan tidak hanya berdiri diam, namun aktif melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan panitia penyalur. Tujuannya jelas, agar alur distribusi berjalan sistematis dan tidak menimbulkan kerumunan yang berlebihan di lokasi pembagian.
Dinamika di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi kehadiran anggota Polri yang bersiaga sejak pagi hari. Pengawasan ini dilakukan secara berkelanjutan hingga paket terakhir diterima oleh lansia yang bersangkutan di rumah masing-masing.
Pesan inti yang disampaikan Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. adalah bahwa Polri wajib menjadi garda terdepan dalam memastikan program MBG tidak terhambat oleh kendala teknis maupun oknum yang tidak bertanggung jawab. Transparansi adalah kunci utama keberhasilan program nasional ini.
Upaya monitoring ini dilaksanakan sesuai instruksi Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. sebagai bentuk sinergitas Polri dengan program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera.




