Polres Kuningan Polda Jabar – Pengawasan terhadap faktor pendukung produksi pertanian komoditas strategis nasional memerlukan perhatian khusus guna mencegah terjadinya penyelewengan yang merugikan petani. Polsek Mandirancan menerapkan sistem pengawasan preventif guna memantau kelancaran pasokan pupuk dan obat pertanian di tingkat pedesaan. Melalui pengumpulan data yang akurat di lapangan, potensi hambatan sektor pangan dapat diantisipasi sejak awal.
Langkah investigatif-preventif ini dijalankan secara presisi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Desa Pakembangan, Aipda Johan Wahyudi, saat melakukan kontrol rutin pada lahan tanam jagung hibrida. Dirinya melakukan wawancara ringan dengan para petani guna melacak apakah ada kendala kelangkaan pupuk bersubsidi atau permainan harga di tingkat pengecer. Kegiatan tracking lapangan ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 Juli 2026.
Dari hasil pengamatan langsung dan pengumpulan data primer di ladang, Aipda Johan Wahyudi memastikan bahwa pertumbuhan jagung hibrida di Desa Pakembangan masih berjalan normal sesuai dengan fase tumbuh yang semestinya. Deteksi dini ini penting dilakukan agar jika ditemukan adanya indikasi mafia pupuk atau kecurangan distribusi, pihak polsek dapat segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk penindakan hukum.
Fokus pemantauan komprehensif ini diarahkan untuk menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mengajak seluruh elemen petani Desa Pakembangan bersama-sama mendukung program nasional ketahanan pangan. Pengawasan yang ketat dari pihak kepolisian bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian yang sehat, bersih, dan menguntungkan bagi kesejahteraan petani lokal.
Pesan inti dari kegiatan tersebut disampaikan Kapolsek Mandirancan, AKP Atang Mulyana, S.E., yang menguraikan bahwa tracking kendala pertanian oleh Bhabinkamtibmas adalah langkah cerdas dalam mengamankan program swasembada. Beliau meminta petani untuk segera melapor ke Polsek Mandirancan jika menemukan indikasi kecurangan dalam distribusi pupuk atau bantuan pertanian. Transparansi sektor pertanian akan mempercepat terwujudnya ketahanan pangan.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan, AKP Atang Mulyana, S.E., menegaskan bahwa Polres Kuningan tidak akan menoleransi segala bentuk penyelewengan yang dapat merusak program pangan nasional. Melalui langkah preventif yang matang dari Polsek Mandirancan, diharapkan produktivitas komoditas jagung hibrida di wilayah Mandirancan berjalan sukses tanpa hambatan struktural.







