Polres Kuningan Polda Jabar – Deteksi dini merupakan kunci utama dalam menggagalkan setiap rencana kriminalitas jalanan yang terorganisir. Mengingat pola kejahatan pembobolan toko yang seringkali memanfaatkan kelengahan di dini hari, Polsek Mandirancan melakukan sterilisasi di pusat-pusat pertokoan Desa Cirea dan Nanggela guna mengidentifikasi setiap potensi gangguan sebelum menjadi ancaman nyata.
Petugas secara jeli mengamati area parkir dan pintu-pintu gudang obyek vital, memastikan tidak ada tanda-tanda kerusakan atau bekas upaya paksa. Pemantauan ini dilakukan secara berkala dengan interval waktu yang tidak terduga, guna mengecoh para pelaku curanmor atau begal yang mungkin sedang melakukan pengintaian di sekitar wilayah tersebut, Jum’at (20/02/2026).
Pengawasan terhadap rombongan remaja yang melintas juga diperketat, mengantisipasi adanya keterlibatan kelompok tertentu dalam aksi geng motor atau balap liar. Polsek Mandirancan menaruh perhatian khusus pada titik-titik kumpul yang gelap dan tersembunyi, guna mencegah digunakannya tempat tersebut sebagai lokasi penyalahgunaan narkoba atau tindakan asusila.
Langkah investigatif ini didukung dengan pengumpulan informasi dari warga yang masih terjaga, menciptakan jaringan intelijen masyarakat yang kuat. Dengan informasi yang akurat, kepolisian dapat bergerak lebih cepat dalam menangani setiap riak gukamtibmas yang muncul di wilayah perbatasan desa tersebut.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap aksi kejahatan, curanmor, begal, dan bahaya narkoba. Beliau menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap geng motor, balap liar, serta kenakalan remaja guna menjamin keamanan wilayah dari segala bentuk gukamtibmas lainnya.
Situasi di Desa Cirea dan Nanggela tetap terpantau aman berkat langkah-langkah preventif yang tajam. Polsek Mandirancan akan terus memperketat pengawasan di seluruh obyek vital wilayahnya, memastikan bahwa tidak ada satupun hak milik warga yang terganggu oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.










