Polres Kuningan Polda Jabar – Pendekatan humanis yang menyentuh langsung lapisan masyarakat terus menjadi senjata utama pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri. Melalui komunikasi dua arah di pusat perbelanjaan, petugas berupaya menyerap informasi sekaligus memberikan rasa aman secara visual dengan hadir langsung di tengah-tengah keramaian mini market pada jam istirahat.
Aksi simpati di lapangan ini dilaksanakan oleh jajaran Unit Patroli yang dipimpin oleh Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro Jauhari, S.H. Beliau didampingi oleh dua rekan kerjanya, yakni Aiptu Tatang Sentani dan Brigpol Singgih Priyogo, yang dengan ramah menyapa setiap karyawan ritel dan pembeli yang datang. Kunjungan kamtibmas yang penuh kehangatan ini berlangsung pada hari Selasa, tanggal 14 Juli 2026, dari malam hari sampai dengan selesai.
Pelaksanaan patroli dialogis yang interaktif ini mengambil rute sepanjang jalur utama pertokoan dan titik minimarket 24 jam di Kecamatan Mandirancan. Kehadiran seragam dinas polisi di lokasi-lokasi tersebut mendapat sambutan positif dari para pekerja malam yang merasa lebih tenang dari ancaman tindak pidana.
Dalam dialognya, personel Polsek Mandirancan menyampaikan berbagai tips keamanan untuk mengantisipasi ancaman pencurian C3, bahaya pecah kaca mobil di pelataran parkir, hingga imbauan untuk menjauhi pergaulan geng motor dan balap liar. Remaja yang kedapatan nongkrong di depan toko menggunakan sepeda motor berknalpot bising juga diberikan teguran edukatif agar segera menggantinya dengan knalpot standar demi menghormati kenyamanan publik.
Dalam maklumat kamtibmasnya, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menyampaikan pesan inti bahwa kolaborasi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam meredam segala bentuk penyakit masyarakat. Kapolsek mengajak warga untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan cara selalu waspada dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Melalui pendekatan dialogis ini, hasil nyata yang didapatkan adalah tumbuhnya komitmen bersama dari warga untuk memperketat pengawasan kendaraan dengan menggunakan kunci ganda saat parkir berbelanja. Segala potensi gangguan kamtibmas berhasil diredam sejak dini, sehingga situasi yang aman, tertib, dan kondusif dapat dirasakan oleh seluruh warga Mandirancan.









