BerandaPOLRILebur Menjadi Satu Bersama Rakyat, Polsek Mandirancan Jadikan Nobar Piala Dunia Sebagai...

Lebur Menjadi Satu Bersama Rakyat, Polsek Mandirancan Jadikan Nobar Piala Dunia Sebagai Jembatan Silaturahmi Tanpa Sekat

Polres Kuningan Polda Jabar – Kehadiran institusi kepolisian di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat sejatinya harus dirasakan sebagai pengayom yang humanis dan bersahabat. Polsek Mandirancan terus berupaya meruntuhkan dinding pembatas antara aparat penegak hukum dengan warga negara melalui pendekatan kultural yang kreatif, memanfaatkan momentum kegemaran universal masyarakat terhadap olahraga sepak bola.

Halaman Mako Polsek Mandirancan disulap menjadi ruang publik yang inklusif saat digelarnya acara nonton bareng turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat, Piala Dunia. Kegiatan yang memadukan unsur hiburan rakyat dan pemeliharaan kamtibmas ini mempertemukan keluarga besar Polsek Mandirancan, anggota TNI dari Koramil 1514 Pancalang, serta ratusan warga sekitar yang memadati area makao pada Jum’at, 19 Juni 2026.

Sorak-sorai kegembiraan dan ketegangan saat mendukung tim kesayangan bergemuruh memecah keheningan malam di wilayah Mandirancan. Tidak ada lagi jarak antara seragam dinas TNI-Polri dengan pakaian sipil masyarakat biasa; semua melebur dalam atmosfer persaudaraan yang kental, menunjukkan indahnya kemanunggalan aparat keamanan dan rakyat.

Melalui kegiatan komunal seperti ini, Polsek Mandirancan secara cerdas menyisipkan pesan-pesan edukatif mengenai pentingnya menjaga kerukunan antartetangga dan menjauhi judi bola teroritis. Warga yang hadir merasa dihargai karena dapat memanfaatkan fasilitas markas kepolisian sebagai tempat berkumpul yang aman, nyaman, dan penuh dengan nilai-nilai positif.

Komitmen untuk selalu mendekatkan diri dengan konstituen ditegaskan oleh Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., yang menyatakan bahwa kekuatan sejati Polri terletak pada kepercayaan masyarakat. Kapolsek menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini adalah wujud nyata pelayanan berbasis kemanusiaan, di mana kepolisian ingin memastikan bahwa selain mengamankan fisik wilayah, rasa bahagia dan kedamaian batin masyarakat juga menjadi prioritas.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan meriah tersebut ditutup dengan foto bersama serta komitmen bersama untuk saling menjaga lingkungan masing-masing. Kegiatan ini membuktikan bahwa strategi kepolisian yang menyentuh hati (touching heart) jauh lebih efektif dalam membangun kesadaran hukum masyarakat dibandingkan sekadar penegakan hukum yang kaku.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments