Polres Kuningan Polda Jabar – Pagi yang sibuk menyelimuti halaman Balai Desa Mandirancan saat deretan timbangan dari berbagai bentuk dan ukuran ditata rapi oleh pemiliknya. Aroma logam dan suara denting alat kalibrasi menjadi latar belakang dari sebuah misi penting: mengembalikan akurasi pada setiap alat takar yang menjadi urat nadi perdagangan di desa ini.
Kanit Propam Aiptu Munawan, S.H. bersama Kanit Intelkam Aiptu Didi Suryadi, S.H. melangkah pasti di antara kerumunan warga untuk memastikan agenda Tera Ulang UTTP berjalan sesuai rencana. Kegiatan yang diinisiasi oleh Disperindag Kabupaten Kuningan ini berlangsung khidmat pada Selasa (10/02/2026), dimulai tepat pukul 10.00 WIB.
Sorot mata petugas intelijen mengamati setiap sudut balai desa, memastikan alur antrean pedagang tetap tertib dan aman. Sementara itu, Kanit Propam memperhatikan setiap detail prosedur yang dilakukan oleh para teknisi, menjamin transparansi publik dalam setiap angka yang tertera pada layar digital maupun manual timbangan.
Momen ini menjadi gambaran nyata tentang kerja sama lintas instansi demi cita-cita mulia, yaitu Kabupaten Kuningan yang tertib ukur. Melalui kegiatan ini, setiap gram dan kilogram kembali pada makna aslinya, memberikan jaminan keadilan bagi setiap ibu rumah tangga dan pembeli yang bertransaksi di pasar.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menitipkan pesan agar warga senantiasa menjaga alat ukurnya dengan baik setelah ditera ulang. Beliau berharap transparansi ini menjadi budaya baru yang memperkuat ekonomi di wilayah Mandirancan.
Hingga matahari meninggi, kegiatan berakhir dengan senyum kepuasan dari para pedagang yang kini memiliki sertifikasi resmi pada alat timbangnya. Polsek Mandirancan memastikan bahwa mereka akan selalu hadir dalam setiap langkah pembangunan yang mengutamakan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.









