Polres Kuningan Polda Jabar – Riuh rendah sorak-sorai masyarakat kembali bergemuruh memadati sarana olahraga, menandakan tingginya kecintaan warga terhadap olahraga pemersatu bangsa. Di tengah tensi kompetisi yang membakar semangat, jajaran Polsek Mandirancan senantiasa hadir sebagai benteng pengaman guna memastikan bahwa setiap tawa dan kegembiraan masyarakat tidak dinodai oleh aksi anarkis jalanan.
Atmosfer penuh gairah tersebut menyelimuti jalannya pertandingan sepak bola Remako (Remaja Kolot) yang mempertemukan talenta-talenta senior antar-desa. Ajang adu gengsi yang penuh dengan nilai-nilai nostalgia dan silaturahmi ini digelar secara meriah di Lapangan Bola Kecamatan Mandirancan pada Jum’at, 19 Juni 2026.
Personel Polsek Mandirancan dengan pendekatan yang humanis menyapa para warga yang berjubel di garis pembatas lapangan, mencairkan ketegangan antarpendukung desa yang bertetangga. Polisi mengingatkan para penonton untuk tertib menjaga barang bawaan berharga, termasuk sepeda motor yang diparkir di sekitar area lapangan agar menggunakan kunci ganda.
Meskipun bertajuk laga “Remaja Kolot”, intensitas permainan di lapangan hijau tetap menyajikan duel-duel fisik yang memerlukan pengawasan ketat dari aparat keamanan di pinggir lapangan. Langkah antisipasi dini ini terbukti efektif meredam emosi sesaat, baik dari para pemain veteran di lapangan maupun para suporter fanatiknya.
Pesan kedamaian dan kebersamaan ini disampaikan oleh Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., yang mengutarakan bahwa turnamen Remako ini sejatinya adalah wadah mempererat silaturahmi antar-desa. Kapolsek berpesan agar momentum olahraga ini dijadikan sarana merajut persaudaraan, di mana menang atau kalah adalah hal biasa, namun kerukunan warga Mandirancan harus tetap diutamakan di atas segalanya.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, situasi di sekitar Lapangan Bola Kecamatan Mandirancan dilaporkan aman, damai, dan kondusif. Masyarakat pun membubarkan diri secara teratur dengan membawa kesan mendalam akan hadirnya sosok polisi yang mengayomi di tengah kegembiraan rakyat.









