Polres Kuningan Polda Jabar – Langkah taktis guna memetakan potensi gangguan keamanan di area perbatasan wilayah hukum terus diintensifkan oleh jajaran kepolisian. Upaya ini diwujudkan melalui pergelaran personel berskala intensif dalam skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang menyasar langsung titik-titik krusial yang rawan menjadi jalur perlintasan pelaku kejahatan.
Langkah antisipatif ini sengaja difokuskan dengan menyambangi area strategis Simpang Tiga Pakembangan yang merupakan wilayah perbatasan penting. Kehadiran personel berseragam lengkap di lokasi tersebut bertujuan untuk mempersempit ruang gerak serta mendeteksi secara dini arus pergerakan masyarakat maupun kendaraan yang mencurigakan pada Sabtu, 21 Juni 2026.
Penyisiran dan pemantauan stasioner di area perbatasan ini menjadi prioritas utama mengingat jalur perbatasan kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan untuk melarikan diri antardistrik. Pemeriksaan secara selektif namun humanis diberlakukan terhadap pengendara roda dua maupun roda empat guna mengantisipasi peredaran barang ilegal.
Selain melakukan pengawasan kendaraan, personel polsek juga menyambangi simpul-simpul berkumpulnya warga serta pemuda yang masih beraktivitas hingga larut malam. Dialog interaktif dibangun agar masyarakat ikut ambil bagian dalam menjaga ketertiban lingkungan secara swakarsa.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. memberikan instruksi tegas kepada seluruh anggota agar tetap hati-hati dalam pelaksanaan patroli. Beliau mewanti-wanti untuk selalu mengutamakan keselamatan personel di lapangan dan berdedikasi penuh demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Melalui pengawasan ketat di gerbang perbatasan Pakembangan ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mandirancan berhasil dijaga dalam ritme yang aman dan kondusif. Kegigihan aparat di lapangan terbukti ampuh mereduksi niat jahat yang berpotensi mengganggu kenyamanan malam minggu warga.









