Polres Kuningan Polda Jabar – Hak masyarakat untuk mendapatkan istirahat malam yang tenang tanpa gangguan kebisingan dan ancaman kriminalitas menjadi prioritas utama jajaran kepolisian. Berbekal peta kerawanan wilayah yang telah dikantongi, armada patroli Polsek Mandirancan bergerak secara terstruktur ke pemukiman penduduk dan daerah pelosok.
Dengan menyalakan lampu rotator biru (Blue Light Patrol), petugas kepolisian memberikan tanda kehadiran negara di tengah kegelapan malam untuk menakuti pelaku kejahatan. Operasi patroli mobile skala sedang ini dilaksanakan dengan menyisir jalur-jalur protokol serta kawasan perumahan pada hari Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Mandirancan memimpin langsung anggotanya turun dari kendaraan untuk berdialog dengan petugas ronda malam serta warga yang masih terjaga. Dialog ini dilakukan untuk menyerap informasi langsung mengenai situasi terkini di lingkungan terkecil desa.
Antisipasi terhadap kenakalan remaja, bahaya tawuran, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis menjadi atensi yang terus disuarakan petugas sepanjang rute patroli. Beberapa pemuda yang kedapatan berkerumun diberikan edukasi secara humanis agar tidak memicu keresahan warga sekitar.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan adalah garansi keamanan dari institusi Polri, agar warga Mandirancan dapat tidur dengan nyenyak tanpa perlu khawatir akan ancaman kejahatan C3.
Kegiatan patroli yang berakhir menjelang subuh ini terbukti efektif menurunkan tingkat kerawanan, di mana sepanjang jalur yang dilalui terpantau dalam keadaan sepi, aman, dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.




