Polres Kuningan Polda Jabar – Upaya membentengi wilayah dari bahaya laten peredaran narkotika terus diintensifkan hingga ke akar rumput, dengan sasaran utama kelompok usia produktif. Polsek Mandirancan menyadari betul bahwa para remaja yang kerap nongkrong tanpa tujuan jelas setelah pulang sekolah sangat rentan menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan narkoba. Pengawasan yang ketat dan konsisten menjadi kunci utama dalam memutus potensi kerawanan tersebut.
Mengomandoi pergerakan di lapangan, Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro Jauhari, S.H., bersama Aipda Sonita dan Brigpol Singgih, S.H., bergerak cepat menyisir area yang disinyalir rawan. Mereka memantau setiap pergerakan anak-anak muda yang berkumpul guna memastikan tidak ada aktivitas terlarang yang sedang berlangsung. Kegiatan pemantauan wilayah ini dilaksanakan secara berkala pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Setiap kali menjumpai kerumunan pelajar, petugas langsung turun dari kendaraan dinas untuk memberikan atensi dan melakukan pemeriksaan situasional secara humanis. Langkah ini diambil bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk proteksi dini agar ruang gerak para pengedar narkoba yang ingin merusak mental pemuda di Mandirancan dapat dipersempit.
Di sela-sela dialogis tersebut, Aiptu Juro Jauhari bersama anggota memberikan edukasi mendalam mengenai dampak buruk narkoba, di samping mengingatkan bahaya aksi geng motor dan balap liar yang kerap merenggut nyawa. Remaja diimbau untuk selalu waspada terhadap orang asing yang memberikan sesuatu secara mencurigakan dan segera melaporkannya ke pihak berwajib jika menemui hal tersebut.
Terkait upaya pencegahan ini, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menyampaikan pesan inti bahwa penindakan narkoba harus dibarengi dengan pencegahan yang masif di kalangan pelajar demi menyelamatkan masa depan bangsa dari kehancuran moral. Komitmen ini akan terus dijalankan tanpa kenal lelah oleh seluruh personel.
Edukasi kamtibmas yang disampaikan oleh petugas mendapat respons positif dari para siswa, yang berjanji akan menjauhi barang haram tersebut demi meraih cita-cita mereka. Selanjutnya, petugas mengarahkan para remaja untuk segera pulang demi ketenteraman lingkungan. Seluruh rangkaian patroli berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.








