Polres Kuningan Polda Jabar – Akselerasi pelayanan kepolisian yang responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus ditingkatkan hingga ke pelosok desa guna menghadirkan rasa aman yang nyata. Melalui program sambang desa, polisi hadir memberikan solusi atas permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi warga binaannya secara cepat dan tepat.
Pemanfaatan jalur komunikasi langsung via aplikasi pesan singkat dibentuk guna memudahkan koordinasi antara ketua kelompok tani dan petugas Bhabinkamtibmas jika sewaktu-waktu terjadi kendala pasokan pupuk di lapangan, Kamis, 14 Mei 2026.
Pelayanan prima ini menekankan pada tindakan jemput bola, di mana petugas kepolisian aktif mendatangi warga tanpa harus menunggu adanya laporan resmi terlebih dahulu jika terjadi riak-riak permasalahan di masyarakat.
Edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan pupuk organik sebagai alternatif pengganti saat pasokan kimia tersendat juga disampaikan secara santai sebagai bentuk wawasan tambahan bagi para petani modern di desa tersebut.
Pada kesempatan taktis ini, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. berpesan agar warga memanfaatkan call center polsek jika mencurigai adanya peredaran pupuk palsu di wilayahnya. Kapolsek juga mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah serangan hama penyakit tanaman.
Model pelayanan kepolisian modern yang adaptif ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para tokoh tani karena dinilai sangat membantu meringankan beban pikiran mereka. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus konsisten menjaga ritme pelayanan terbaik demi kedamaian dan kesejahteraan seluruh masyarakat.









