Polres Kuningan Polda Jabar – Ancaman terhadap ketertiban umum bisa datang dari mana saja, termasuk melalui infiltrasi informasi salah yang masuk hingga ke pelosok desa. Menyadari potensi bahaya tersebut, jajaran Bhabinkamtibmas bergerak cepat melakukan sterilisasi wilayah dari pengaruh-pengaruh negatif.
Langkah taktis melalui dialog terbuka dengan warga ini dilakukan guna membangun benteng pertahanan sosial yang kokoh terhadap segala bentuk provokasi. Operasi pembinaan masyarakat ini berlangsung pada hari Selasa, 11 Mei 2026.
Brigpol Singgih, S.H. berdiri sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman hukum dan ketertiban bagi warga Desa Nanggerangjaya. Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diemban dengan penuh kesadaran.
Penyebaran hoax yang seringkali mengatasnamakan isu sensitif menjadi sasaran utama dalam edukasi kali ini. Warga diajak untuk berpikir kritis dan tidak terjebak dalam arus informasi yang sengaja dirancang untuk menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa persatuan warga adalah obat paling mujarab untuk menangkal segala bentuk gangguan keamanan. Beliau menginstruksikan agar setiap elemen desa saling menjaga dan tidak memberi ruang bagi oknum yang ingin mengacaukan situasi.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. mengapresiasi loyalitas personel di lapangan yang terus berjuang menjaga marwah Polri melalui pelayanan maksimal kepada warga desa.










