BerandaPOLRIDeteksi Dini Konflik Remaja: Strategi Penyekatan Polsek Mandirancan Antisipasi Gesekan Antar Kelompok...

Deteksi Dini Konflik Remaja: Strategi Penyekatan Polsek Mandirancan Antisipasi Gesekan Antar Kelompok Pelajar di Malam Akhir Pekan

Polres Kuningan Polda Jabar – Analisis mendalam terhadap tren kenakalan remaja menunjukkan adanya peningkatan mobilitas kelompok motor pada masa liburan sekolah. Guna mengantisipasi eskalasi konflik yang dapat berujung pada aksi tawuran massal, jajaran kepolisian sektor memperketat pengawasan di titik-titik krusial yang rawan menjadi tempat pertemuan antar geng. Deteksi dini melalui patroli cyber dan lapangan dipadukan demi keamanan wilayah hukum.

Langkah preventif berskala mikro ini digelar khusus demi mencegah terjadinya tawuran antar remaja saat musim libur sekolah yang berpotensi memicu kerusakan materil dan korban luka di kalangan pelajar. Penutupan celah masuknya pengaruh negatif kelompok luar dilakukan dengan memperbanyak interaksi dialogis bersama pemuda lokal. Kegiatan deteksi keamanan ini sukses dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Menyikapi potensi kerawanan akhir pekan, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. bersama 4 anggota turun langsung memetakan pola berkumpulnya anak-anak muda di wilayah perbatasan. Patroli dilakukan secara senyap guna memantau pergerakan gerombolan roda dua yang mencurigakan di malam hari.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, jajaran petugas kepolisian memberikan pembinaan kepada remaja yang sedang nongkrong di sekitar fasilitas umum. Petugas mengecek identitas dan asal sekolah mereka guna memastikan tidak ada penyusup dari luar wilayah yang berniat memprovokasi terjadinya perkelahian massal.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. sampaikan himbauan agar tidak terlibat geng motor, balap liar, narkoba, dan minuman keras, jadikan liburan sekolah sebagai momentum untuk lebih baik di lingkungan dengan memperkuat rasa persaudaraan sesama anak bangsa. Beliau meminta para remaja menjadi agen perubahan yang menolak segala bentuk kekerasan jalanan.

Pelaksanaan KRYD malam hari di kawasan rawan tawuran ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya indikasi senjata tajam maupun pelanggaran hukum berat. Konsistensi pembinaan yang dilakukan Polsek Mandirancan ini menjadi garansi keamanan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Kuningan selama masa liburan sekolah.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments