DENGAN SEMANGAT GOTONG ROYONG DAN SINERGITAS YANG KUAT, TNI–POLRI DAN MASYARAKAT BERSAMA MEMBANGUN RASA SALING PERCAYA DAN CIPTAKAN LINGKUNGAN YANG DAMAI DAN SEJAHTERA
KUNINGAN – Wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan patroli gabungan yang digelar di wilayah Desa Koreak, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, pada Minggu (5/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif.
Patroli gabungan ini melibatkan personel dari Koramil Cilimus dan Polsek Cilimus Polres Kuningan, yang turun langsung ke lapangan menyambangi warga, berdialog, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dan kebersamaan antara aparat dan masyarakat semakin kokoh.
Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H., mewakili Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa sinergitas TNI–Polri merupakan bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat. “Kami akan selalu hadir bersama masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. Gotong royong dan kebersamaan adalah kunci menciptakan situasi yang kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, patroli dialogis yang dilakukan bersama perangkat desa dan warga juga menjadi ajang untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. “Dengan mendengar, kami bisa mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat, sehingga langkah pengamanan dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil 1510/Cilimus Lettu Arh. Saniyo, yang mewakili Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh. Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., menuturkan bahwa kebersamaan TNI–Polri di lapangan bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bentuk pengabdian nyata kepada rakyat. “Kami hadir untuk memberi rasa aman, sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat,” katanya.
Lettu Saiyo menambahkan bahwa sinergitas ini juga memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi di semua lini. “TNI, Polri, dan masyarakat harus berjalan seirama. Ketika hubungan ini kuat, maka setiap permasalahan sosial bisa dihadapi bersama dengan kepala dingin dan semangat persatuan,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak di lapangan. Kedua aparat ini, menurutnya, adalah penghubung antara pemerintah dengan masyarakat, yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga binaannya.
Selama pelaksanaan patroli, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan, serta mengajak warga untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
Masyarakat Desa Koreak sendiri menyambut baik kehadiran TNI dan Polri yang turun langsung ke lapangan. Mereka mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan bersama-sama dengan penuh kedekatan dan keakraban.
Salah satu warga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada aparat yang selalu hadir di tengah masyarakat. “Kami merasa diperhatikan dan dilindungi. Dengan adanya TNI–Polri yang selalu turun ke lapangan, kami lebih tenang dan yakin lingkungan kami aman,” ujarnya.
Kegiatan patroli gabungan tersebut juga menjadi momentum penting dalam memperkuat rasa saling percaya antara aparat dan masyarakat. Melalui interaksi langsung dan komunikasi yang baik, tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam menjaga keamanan wilayah.
Dengan semangat gotong royong dan sinergitas yang kuat, TNI, Polri, dan masyarakat bahu-membahu menciptakan lingkungan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan. Kebersamaan ini menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan ketenteraman di wilayah Kabupaten Kuningan.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergitas antara TNI–Polri dan masyarakat terus terjaga dan semakin kokoh. Karena dengan kebersamaan, segala tantangan dapat dihadapi, dan cita-cita bersama untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan sejahtera dapat terwujud nyata.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan









