Polres Kuningan Polda Jabar – Menjalankan tugas saat orang lain bersiap untuk beristirahat dan berbuka puasa adalah sebuah bentuk pengabdian yang bernilai ibadah tinggi. Di awal Ramadhan 1447 H ini, jajaran kepolisian menunjukkan bahwa seragam yang mereka kenakan adalah simbol tanggung jawab untuk menjaga kenyamanan umat manusia dalam menjalankan kewajiban agamanya.
Aipda Budy Santoso bersama Brigpol Abdul dari Unit Patroli Polsek Mandirancan membuktikan hal tersebut dengan berdiri tegap di garda terdepan pengamanan wilayah. Mereka memastikan bahwa kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di sore hari tidak menjadi penghalang bagi warga untuk merayakan momen keberkahan bulan suci, Kamis (19/02/2026).
Penempatan personel di Simpang Tiga Fajar Mandirancan merupakan langkah strategis yang didasari atas rasa empati terhadap kebutuhan masyarakat akan kelancaran jalan. Dengan tertatanya arus kendaraan, maka risiko gesekan antar pengguna jalan dapat dihindari, sehingga kesucian bulan Ramadhan tetap terjaga dari perilaku emosional di jalan raya.
Tugas ini dilakukan dengan penuh keikhlasan, menganggap setiap kendaraan yang berhasil diarahkan dengan selamat sebagai bagian dari amal jariyah dalam membantu sesama. Kehadiran Polri di lapangan bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa untuk menjadi pelayan masyarakat yang sejati di bulan yang penuh ampunan ini.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE berpesan agar seluruh warga tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di waktu ngabuburit. Beliau menekankan bahwa ketertiban lalu lintas adalah cermin dari kedisiplinan diri dalam beribadah.
Semangat pengabdian ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk juga saling menghormati antar sesama pengguna jalan. Di bawah pengawalan Unit Patroli Polsek Mandirancan, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas masyarakat di bulan Ramadhan tahun ini berjalan dengan penuh kedamaian dan kelancaran.










