BerandaPOLRICegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Selajambe Sampaikan Pesan Positif kepada Siswa SMPN 1...

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Selajambe Sampaikan Pesan Positif kepada Siswa SMPN 1 Selajambe

POLRES KUNINGAN-Polsek Selajambe. Pada hari Senin, tanggal 02 November 2026, mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di lapangan SMP Negeri 1 Selajambe, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, telah dilaksanakan kegiatan Kapolsek Selajambe menjadi Pembina Upacara Bendera. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya mendekatkan diri dengan kalangan pelajar melalui kegiatan pembinaan dan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Bertindak selaku Pembina Upacara, Kapolsek Selajambe IPTU Saefudin hadir secara langsung untuk memberikan arahan, motivasi, serta edukasi kepada para siswa dan siswi agar senantiasa memiliki karakter disiplin, berakhlak baik, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Selajambe, Kapolsek Selajambe IPTU Saefudin, Kanit Binmas Polsek Selajambe Aipda Enadang, guru bidang kesiswaan, para guru, staf Tata Usaha (TU), serta seluruh siswa dan siswi SMPN 1 Selajambe. Dalam kesempatan tersebut, IPTU Saefudin terlebih dahulu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah beserta seluruh jajaran guru, staf TU, serta para siswa dan siswi yang telah memberikan kesempatan kepada jajaran Kepolisian Sektor Selajambe untuk hadir dan memberikan arahan serta pembinaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan lingkungan pendidikan, sekaligus sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan sekolah.

Dalam arahannya, Kapolsek Selajambe mengajak seluruh siswa dan siswi agar senantiasa belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, serta mengembangkan potensi diri baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ia menegaskan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang kelak akan melanjutkan pembangunan dan kepemimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu, setiap siswa diharapkan mampu menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua, guru, sekolah, serta masyarakat. Selain itu, para pelajar juga diingatkan agar senantiasa menjaga sikap, menghormati orang tua dan guru, menaati peraturan sekolah, serta membiasakan diri menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Kapolsek juga mengimbau agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif yang dapat merugikan masa depan, seperti terlibat dalam aksi tawuran, balapan liar, kelompok geng motor, penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, mengonsumsi minuman keras, maupun aktivitas judi online. Terkait perkembangan teknologi, para siswa diminta untuk lebih bijaksana dalam menggunakan telepon genggam dan media sosial serta tidak membuat, menyebarkan, ataupun mengunggah konten yang tidak benar, provokatif, maupun berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, IPTU Saefudin memberikan perhatian khusus terhadap maraknya ajakan kegiatan negatif yang beredar melalui media sosial, seperti konvoi kendaraan secara tidak bertanggung jawab, tawuran antarpelajar, maupun balapan liar. Para siswa diimbau agar tidak mudah terpancing oleh ajakan maupun provokasi yang disebarkan melalui grup percakapan dan berbagai platform media sosial. Apabila menerima informasi atau ajakan yang mengarah pada kegiatan tersebut, para pelajar diminta untuk tidak ikut serta dan segera melaporkannya kepada pihak sekolah maupun pihak Kepolisian, khususnya Polsek Selajambe, sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan sedini mungkin. Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama teman dengan menghindari perilaku saling mengejek, menghina, mengintimidasi, maupun melakukan tindakan kekerasan. Menurutnya, tindakan perundungan atau bullying sering kali berawal dari candaan maupun ejekan yang dianggap sepele, tetapi apabila dilakukan secara terus-menerus dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi psikologis korban, seperti rasa takut, kehilangan kepercayaan diri, menarik diri dari lingkungan pergaulan, mengalami tekanan mental, bahkan enggan untuk datang ke sekolah. Oleh sebab itu, seluruh siswa diminta untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk perundungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Selajambe juga menyampaikan imbauan mengenai pentingnya pencegahan tindak kekerasan terhadap anak dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk perundungan, intimidasi, pelecehan, maupun kekerasan seksual tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa dan harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak. Apabila terdapat siswa yang menjadi korban maupun mengetahui adanya kejadian perundungan atau kekerasan seksual, diharapkan tidak takut untuk berbicara dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada guru, pihak sekolah, maupun pihak Kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, terkait keselamatan berlalu lintas, Kapolsek mengingatkan para pelajar untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya. Para siswa diimbau untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, serta selalu menggunakan helm berstandar SNI ketika berkendara sepeda motor. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab setiap pengguna jalan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kalangan pelajar.

Kegiatan Polri menjadi Pembina Upacara di sekolah-sekolah tersebut merupakan bagian dari program kerja 100 hari Kapolri yang bertujuan meningkatkan kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan serta mempererat hubungan antara kepolisian dengan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, Polri berupaya hadir secara langsung di tengah-tengah para pelajar untuk memberikan edukasi, pembinaan karakter, serta pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sejak usia dini. Kehadiran Kapolsek Selajambe sebagai Pembina Upacara juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih memahami peran dan fungsi Kepolisian, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan merupakan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pihak Kepolisian dengan pihak sekolah, diharapkan berbagai potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan pendidikan dapat dicegah dan ditangani secara cepat melalui kerja sama yang berkesinambungan. Selain itu, pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum yang baik.

Secara keseluruhan, kegiatan Kapolsek Selajambe menjadi Pembina Upacara di SMPN 1 Selajambe berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan rencana, serta mendapat dukungan dari pihak sekolah, dewan guru, staf TU, dan para siswa maupun siswi yang mengikuti kegiatan dengan baik. Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan pihak sekolah dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan wilayah Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan. Selain itu, pesan-pesan Kamtibmas yang telah disampaikan diharapkan dapat dipahami, diterapkan, dan menjadi pedoman bagi para pelajar dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Dengan demikian, para pelajar dapat terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan perilaku menyimpang serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi, berdisiplin, berkarakter, dan taat terhadap hukum.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments