Polres Kuningan Polda Jabar – Detak kehidupan malam di kawasan perdesaan membutuhkan jaminan keamanan yang konstan agar stabilitas sosial tetap terjaga dari gangguan luar. Ketika malam mulai larut, pancaran cahaya biru dari armada kepolisian yang bergerak dinamis menjadi pemandangan yang memberikan rasa aman yang mendalam bagi masyarakat.
Untuk memastikan hal tersebut, Unit Patroli Polsek Mandirancan memperketat pengawasan melalui patroli KRYD malam hari dengan rute wilayah perbatasan. Fokus pemantauan diarahkan pada Tugu Macan Desa Cirea yang menjadi titik temu jalur strategis antardesa pada Kamis, 28 Mei 2026.
Suasana malam di perbatasan desa terpantau sunyi, namun keheningan tersebut dikawal ketat oleh rombongan patroli yang dipimpin Ka SPKT 3 Aiptu Ajat Sudrajat bersama 3 anggota. Kehadiran mobil dinas dengan lampu berlogo Polri ini mempertegas komitmen kepolisian dalam mengamankan wilayah hukumnya.
Petugas berdiri siaga di sekitar tugu, memantau pergerakan sepeda motor yang melintas secara berkelompok guna mengantisipasi munculnya geng motor. Pengawasan taktis ini sengaja dilakukan secara terbuka agar para pelaku kejahatan membatalkan niat buruknya di wilayah Mandirancan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menegaskan pesan inti bahwa patroli malam hari ini merupakan bentuk jaminan negara bahwa wilayah perbatasan akan selalu dijaga ketat agar tidak disusupi oleh pelaku kriminalitas.
Setelah memastikan situasi di sekitar Tugu Macan Desa Cirea steril dari tanda-tanda kerawanan dan indikasi balap liar, tim patroli kembali bergerak melanjutkan penyisiran. Situasi kamtibmas secara keseluruhan dilaporkan aman dan terkendali.








