KUNINGAN – Menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Polres Kuningan menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Tanggap Bencana Karhutla Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Rabu (5/8/2026) pagi.
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., didampingi Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. Turut hadir perwakilan BPBD Provinsi Jawa Barat Anne Hermadianne Adnan, S.Sos., M.A., Kasdim 0615 Kuningan KAPTEN Inf. Suharto, Sekda Kabupaten Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si., Kalak BPBD, Kasat Pol PP, jajaran Kepala Dinas, Kepala BTNGC, Kepala Perhutani KPH Kuningan, serta para Kapolsek dan Kasat Jajaran Polres Kuningan.
Apel gabungan ini diikuti oleh ratusan personel lintas sektoral dari unsur TNI (Kodim 0615 & Yonif TP 839/SA), jajaran Satuan Fungsi Polres Kuningan (Bhabinkamtibmas, Samapta, Lantas, Reskrim, Intelkam), BPBD, Satpol PP, Dishub, Dinkes, Dinsos, PUTR, Dinas Pertanian, UPT Damkar, Perhutani, hingga Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC).
Dalam amanatnya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, mitigasi, serta pencegahan terpadu melalui patroli wilayah rawan, sosialisasi edukatif kepada masyarakat, hingga kesiapsiagaan sarana dan prasarana.
“Kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh pihak merupakan kunci utama dalam mencegah serta meminimalisasi potensi Karhutla di Kabupaten Kuningan. Saya mengapresiasi kebersamaan TNI, Polri, BPBD, dan seluruh instansi yang hadir. Saya berharap tidak ada lagi tindakan kelalaian atau perbuatan sengaja yang memicu kebakaran hutan dan lingkungan,” ujar Bupati Kuningan.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa apel ini merupakan wujud pengecekan kesiapan operasional personel maupun alutsista dan sarpras pendukung.
“Polres Kuningan siap bersinergi secara maksimal bersama TNI, Pemkab Kuningan, BPBD, dan instansi terkait. Kami menyiagakan personel hingga tingkat Bhabinkamtibmas di desa-desa rawan untuk terus memberikan imbauan serta melakukan pengawasan ketat di lapangan,” tegas AKBP Bellen Anggara Pratama.









