KUNINGAN – Dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas dan menjaga stabilitas keamanan wilayah, anggota Polsek Cilimus Polres Kuningan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli dialogis di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Senin (19/10/2026).
Patroli tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.55 WIB hingga selesai dengan melibatkan tiga personel, yakni Aipda Ano, Aipda Dani, dan Bripka Rengga. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta terkendali.
Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat komunikasi antara petugas dan warga. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan wilayah, tetapi juga memberikan imbauan secara langsung mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Sasaran utama kegiatan adalah mengantisipasi tindak pidana C3 yang meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Langkah preventif ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai kemungkinan gangguan yang dapat merugikan warga.
Selain kejahatan C3, personel turut memberikan perhatian terhadap potensi balap liar, geng motor, dan gangguan kamtibmas lainnya. Masyarakat diajak untuk berperan aktif menjaga ketertiban serta mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman di lingkungan tempat tinggal.
Dalam dialog bersama warga, anggota patroli menyampaikan bahwa upaya pencegahan akan lebih optimal apabila didukung kepedulian masyarakat. Kewaspadaan terhadap kondisi sekitar, komunikasi antarwarga, dan penyampaian informasi kepada petugas merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan bersama.
Menurut Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, SIK, MH melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH mengatakan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah melalui kegiatan preventif dan pendekatan langsung kepada masyarakat.
Kapolsek Cilimus juga menyampaikan bahwa patroli dialogis menjadi kesempatan bagi personel untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi gangguan keamanan sekecil apa pun. Kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Petugas mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraan bermotor, khususnya ketika diparkir di halaman rumah maupun tempat umum. Masyarakat diharapkan menggunakan kunci pengaman, memastikan kendaraan terkunci, dan menghindari kebiasaan meninggalkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau.
Terkait potensi balap liar, masyarakat diharapkan mendukung terciptanya ketertiban dengan mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas. Aktivitas yang mengganggu ketertiban umum perlu dicegah melalui kesadaran bersama dan koordinasi dengan pihak berwenang apabila ditemukan indikasi pelanggaran.
Polsek Cilimus juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan kabar yang belum terverifikasi ketika menerima informasi mengenai dugaan gangguan keamanan. Warga diharapkan menyampaikan informasi melalui saluran yang tepat agar petugas dapat melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah sesuai prosedur.
Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Sinergi antara polisi dan warga diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan tindak kriminalitas serta membangun lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.
Selama pelaksanaan patroli dialogis di Desa Bandorasa Wetan, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Personel melaksanakan tugas dengan memberikan imbauan kepada masyarakat serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga situasi kamtibmas.
Melalui kegiatan KRYD yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polsek Cilimus Polres Kuningan berharap masyarakat semakin waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan. Kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat menjadi modal penting dalam mengantisipasi C3, balap liar, geng motor, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.










