Polres Kuningan Polda Jabar – Menanggapi potensi kerawanan gukamtibmas dan kepadatan jalur pada waktu perayaan Hari Raya Idul Adha, Polsek Mandirancan memperketat intensitas pengawasan di lokasi ibadah terbuka. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif murni guna memastikan tidak ada ruang kelengahan yang dapat dimanfaatkan oleh oknum kejahatan untuk mengganggu jalannya ibadah suci umat Islam.
Petugas kepolisian melakukan pemantauan intensif terhadap setiap pergerakan orang dan kendaraan yang masuk ke kawasan Lapangan Bola Mandirancan sejak pagi buta. Kegiatan patroli pengamanan yang berjalan dengan tingkat kewaspadaan maksimal ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 27 Mei 2026 sekira pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai.
Zonasi pengamanan wilayah hukum hari ini difokuskan di kawasan Lapangan Bola Mandirancan dengan mengedepankan taktik pengamanan statis yang menyentuh langsung area pelaksanaan ibadah. Interaksi dilakukan bersama tokoh agama dan pemuda pengurus lapangan guna menyelaraskan pola informasi terkait perkembangan situasi keamanan di lokasi tersebut.
Giat kepolisian yang menuntut kesiapan fisik dan mental ini diawaki secara profesional oleh Aipda Teguh Diantoro bersama 3 anggota patroli jajaran Polsek Mandirancan. Kehadiran para personel berseragam lengkap ini di lapangan seketika memberikan dampak jaminan keamanan yang tinggi bagi seribuan warga yang sedang melangsungkan shalat.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti agar para jemaah tetap menjaga barang bawaannya seperti dompet dan telepon seluler dengan aman selama berada di lapangan. Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat segera pulang ke rumah dengan tertib seusai ibadah, serta menjauhi tindakan yang berbenturan dengan hukum.
Sinergitas penjagaan di jalur utama dan area lapangan yang dipelihara oleh Aipda Teguh Diantoro bersama anggota terbukti ampuh mempertahankan kondusifitas wilayah pada hari raya. Polsek Mandirancan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ketentraman masyarakat secara berkesinambungan melalui pengamanan objek keagamaan yang konsisten.







