Kuningan – Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat aturan serta terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja, Kapolsek Pancalang IPDA Lukman Hakim memberikan pembinaan dan arahan kepada seluruh siswa SMK Negeri 6 Kuningan, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB tersebut dilaksanakan di Lapangan Upacara SMK Negeri 6 Kuningan dan diikuti oleh jajaran sekolah serta seluruh siswa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pancalang IPDA Lukman Hakim, Kepala SMK Negeri 6 Kuningan Muhsin, M.Kom., Ketua Komite SMK Negeri 6 Kuningan H. Edi, P.S. Kanit Intel Polsek Pancalang AIPDA Ukky Fajar Andrika, para guru, serta seluruh siswa SMK Negeri 6 Kuningan.
Dalam arahannya, Kapolsek Pancalang IPDA Lukman Hakim menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai salah satu modal utama bagi para pelajar dalam meraih keberhasilan. Kedisiplinan, menurutnya, tidak hanya diterapkan dalam kegiatan belajar di sekolah, tetapi juga harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kapolsek juga memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Para siswa diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, tidak melakukan aksi ugal-ugalan di jalan, serta tidak menggunakan kendaraan dengan perlengkapan yang tidak sesuai ketentuan, khususnya penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang dikenal dengan knalpot brong.
Selain persoalan lalu lintas, IPDA Lukman Hakim mengingatkan para siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Para pelajar diminta menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun serta turut berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah dan pergaulan yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pancalang turut menyoroti pentingnya etika dalam pergaulan dan penggunaan media sosial. Para siswa diharapkan mampu menjaga sikap dan perilaku, baik ketika berinteraksi secara langsung maupun di ruang digital. Media sosial hendaknya digunakan secara bijak dan tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, melakukan perundungan, provokasi, maupun tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Lebih lanjut, Kapolsek memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan tawuran antarpelajar dan keterlibatan dalam geng motor. Seluruh siswa diingatkan agar tidak mudah terpengaruh atau ikut dalam kelompok maupun aktivitas yang berpotensi mengarah pada kekerasan dan tindak kriminal.
IPDA Lukman Hakim menjelaskan bahwa tindakan tawuran maupun perbuatan melanggar hukum yang dilakukan bersama kelompok atau geng motor dapat menimbulkan konsekuensi serius, baik terhadap keselamatan, pendidikan maupun proses hukum. Oleh karena itu, para siswa diminta memilih lingkungan pergaulan yang positif dan menyelesaikan setiap persoalan tanpa kekerasan.
Kapolsek Pancalang juga mengajak pihak sekolah, guru, komite sekolah serta para siswa untuk bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif. Komunikasi dan pengawasan terhadap para pelajar perlu terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, diharapkan seluruh siswa SMK Negeri 6 Kuningan semakin memahami pentingnya disiplin, tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, bijak menggunakan media sosial serta tidak terlibat dalam tawuran maupun geng motor.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Pancalang dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda guna mencegah kenakalan remaja serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Pancalang tetap aman dan kondusif.










