Polres Kuningan Polda Jabar – Langkah preventif untuk menyelamatkan moral dan masa depan generasi muda terus digalakkan oleh aparat kepolisian melalui kolaborasi aktif dengan lembaga pendidikan. Dalam momentum penerimaan siswa baru, aparat penegak hukum hadir di tengah-tengah dunia persekolahan guna memberikan bekal mental yang kuat agar para pelajar tidak terjerumus ke dalam lingkaran perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Kegiatan edukatif yang dikemas dalam program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Mandirancan, Muh. Bunasir, M.Pd., beserta jajaran para guru dan staf pengajar. Kehadiran pihak kepolisian disambut antusias oleh sebanyak 256 siswa dan siswi baru yang siap menyerap materi pembinaan moral dan hukum tersebut, di mana seluruh rangkaian acara ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 14 Juli 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.
Fokus utama dalam penyuluhan ini bertempat di lingkungan kampus SMPN 1 Mandirancan, sebuah institusi pendidikan yang berkomitmen menciptakan lingkungan belajar aman dan kondusif. Di hadapan ratusan pasang mata pelajar yang kritis, personel kepolisian memaparkan urgensi menjaga ketertiban lingkungan baik di dalam maupun di luar area sekolah.
Materi krusial yang disampaikan oleh pihak kepolisian meliputi seruan tegas agar para pelajar tidak terlibat dalam kelompok geng motor, wajib mematuhi peraturan berlalu lintas seperti menggunakan helm, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. Selain itu, para siswa baru juga dibekali pemahaman mendalam untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, menghindari jeratan gelap narkoba, hingga memutus rantai tindakan bullying (perundungan) di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menyampaikan pesan inti bahwa kolaborasi ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bebas dari kekerasan, dan bersih dari narkotika. Kapolsek menekankan bahwa kedisiplinan berlalulintas dan sikap saling menghargai antarsesama pelajar harus menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter siswa yang unggul.
Hasil positif yang dicapai dari kegiatan ini adalah terjalinnya kerja sama yang solid antara Polsek Mandirancan dengan pihak sekolah dalam memotong rantai kenakalan remaja sejak dini. Efek instan dari penyuluhan ini juga terlihat pada meningkatnya komitmen para siswa baru untuk lebih menaati segala peraturan sekolah serta norma hukum yang berlaku di lingkungan masyarakat demi terwujudnya kondusifitas wilayah Kuningan yang aman dan beradab.









