BerandaPOLRISentuhan Hangat Korps Bhayangkara, Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Rangkul Remaja Nongkrong...

Sentuhan Hangat Korps Bhayangkara, Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Rangkul Remaja Nongkrong Guna Cegah Perilaku Menyimpang

Polres Kuningan Polda Jabar – Menghadirkan rasa aman dan menjadi mitra terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum muda, merupakan napas pelayanan dari Polsek Mandirancan. Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum yang kaku, melainkan juga sebagai sosok pengayom yang siap membimbing para remaja agar tidak salah melangkah dalam pergaulan. Pendekatan dari hati ke hati dinilai lebih efektif dalam mengubah pola pikir para pemuda di jalanan.

Aksi nyata pengayoman ini dijalankan oleh Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro Jauhari, S.H., didampingi oleh dua personel setia, Aipda Sonita dan Brigpol Singgih, S.H. Mereka meluangkan waktu untuk menyambangi titik berkumpulnya para pemuda yang baru saja menyelesaikan aktivitas belajarnya di sekolah. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk sambang kamtibmas ini ditunaikan secara humanis pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Sambil duduk bersama di lokasi tongkrongan, personel kepolisian membuka ruang obrolan yang hangat dan interaktif dengan para siswa. Pendekatan ini berhasil meruntuhkan dinding pembatas sehingga para remaja merasa dihargai dan mau mendengarkan petuah yang diberikan. Petugas memosisikan diri sebagai teladan yang mengarahkan mereka pada cita-cita positif.

Materi imbauan yang disampaikan mencakup pencegahan terhadap aksi kenakalan remaja yang marak terjadi, seperti keterlibatan dalam geng motor, bahaya maut balap liar, hingga ancaman hukuman berat terkait peredaran narkoba. Petugas memotivasi para remaja agar menyalurkan energi muda mereka ke dalam kegiatan ekstra kurikuler atau olahraga yang lebih bermanfaat bagi masa depan.

Pada kesempatan itu pula, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menitipkan pesan inti bahwa pembinaan moral generasi muda merupakan tanggung jawab bersama, di mana kehadiran polisi di lapangan bertindak sebagai benteng pencegah runtuhnya nilai-nilai positif di kalangan remaja. Beliau menegaskan komitmen Polri untuk selalu ada bagi pemuda.

Rasa kekeluargaan yang tercipta membuat pesan kamtibmas dapat diterima dengan sangat baik oleh kelompok remaja tersebut. Mereka menyalami para petugas kepolisian sebagai bentuk rasa hormat sebelum membubarkan diri secara tertib menuju rumah masing-masing. Pelaksanaan sambang dialogis ini pun berakhir dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments