
Simbol Persatuan di Atas Sungai: Megahnya Jembatan Garuda Merah Putih Penghubung Harapan Bangsa
Kuningan — Bukan sekadar bangunan yang membentang di atas sungai, Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Tahap VI kini hadir sebagai simbol persatuan, gotong royong, dan harapan baru bagi masyarakat Desa Pajawankidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan.
Jembatan yang berada di Dusun Cikalong, Kampung Bojong Baledong RT 11 RW 03 tersebut diresmikan pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Peresmian menjadi momentum penting setelah proses pembangunan yang dimulai sejak 28 Juli 2026.
Dengan panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter, jembatan tersebut dibangun melalui semangat kebersamaan dan keterlibatan personel TNI bersama masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Prosesi peresmian dihadiri Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Halda Prima Agung, S.Ip., M.Sc., M.Si., beserta jajaran pejabat Kodim 0615/Kuningan. Kapolres Kuningan diwakili Plt. Kapolsek Lebakwangi Iptu Kus Hermawan beserta anggota Polsek Lebakwangi, turut hadir Camat Lebakwangi Eko Yuyud Mahendra, A.P., M.Si., Danramil 1512/Lebakwangi Kapten Arh. Waris Hartoko beserta anggota, Kepala Desa Pajawankidul Abdul Rojak beserta perangkat desa, serta tamu undangan dan masyarakat Dusun Cikalong sekitar 70 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Pajawankidul dan sambutan Dandim 0615/Kuningan. Acara kemudian ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol resmi diresmikannya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Tahap VI, dilanjutkan dengan peninjauan jembatan dan ramah tamah.
Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, TNI AD, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghadirkan fasilitas yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan warga.
Akses yang semakin baik diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, mempermudah akses menuju berbagai fasilitas pelayanan, serta menunjang aktivitas sosial dan perekonomian warga. Bagi masyarakat, hadirnya jembatan juga menjadi bagian dari terbukanya peluang dan kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud sinergi dan semangat gotong royong yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, diharapkan aktivitas warga dapat berjalan lebih lancar serta memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Peresmian Jembatan Garuda Merah Putih Tahap VI menjadi penanda bahwa pembangunan yang dilandasi sinergi dan gotong royong mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Jembatan Garuda Merah Putih — membentang kokoh di atas sungai, menyatukan akses, mempererat persatuan, dan menghubungkan harapan masyarakat menuju masa depan.





