
20 Tahun Menanti, Jembatan Garuda Merah Putih Akhirnya Satukan Dua Desa yang Terpisah
Kuningan — Setelah penantian panjang, harapan masyarakat untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Garuda Tahap VI kini berdiri kokoh di Dusun Cikalong, Kampung Bojong Baledong, Desa Pajawankidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, menjadi penghubung yang membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Peresmian jembatan dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026 pukul 10.00 WIB, di wilayah Kodim 0615/Kuningan. Momentum tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan sekaligus wujud nyata sinergi antara TNI AD, pemerintah, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.
Jembatan yang memiliki panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter tersebut mulai dibangun pada 28 Juli 2026 dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat. Dalam prosesnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama hingga pembangunan dapat diselesaikan dan diresmikan pada 14 September 2026.
Bagi warga, kehadiran jembatan bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan fisik. Jembatan ini membuka akses menuju berbagai aktivitas penting, mulai dari pendidikan, pekerjaan, pelayanan publik hingga kegiatan ekonomi masyarakat.
Dua sisi wilayah yang sebelumnya dipisahkan oleh keterbatasan akses kini memiliki penghubung yang lebih mudah dilalui. Anak-anak dapat lebih mudah menjalankan aktivitas pendidikan, masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari, sementara mobilitas dan aktivitas ekonomi diharapkan semakin berkembang.
Peresmian diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Pajawankidul dan Dandim 0615/Kuningan. Prosesi kemudian ditandai dengan gunting pita sebagai tanda resmi beroperasinya Jembatan Perintis Garuda Tahap VI, dilanjutkan peninjauan jembatan dan ramah tamah bersama masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Halda Prima Agung, S.Ip., M.Sc., M.Si. beserta pejabat Kodim 0615/Kuningan; Kapolres Kuningan yang diwakili Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan beserta anggota Polsek Lebakwangi; Camat Lebakwangi Eko Yuyud Mahendra, A.P., M.Si.; Danramil 1512/Lebakwangi Kapten Arh. Waris Hartoko beserta anggota; Kepala Desa Pajawankidul Abdul Rojak beserta perangkat desa; serta tamu undangan dan sekitar 70 masyarakat Dusun Cikalong.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VI merupakan bagian dari program kerja sama pemerintah dan TNI AD dalam membangun desa. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memudahkan mobilitas dan memperluas akses terhadap layanan publik serta mendukung pertumbuhan ekonomi.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan menjadi bukti pentingnya sinergi dan gotong royong dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jembatan ini menjadi penghubung yang sangat berarti bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, keberadaannya diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi pendidikan, pelayanan publik, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ujarnya.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda Tahap VI menjadi momentum yang sarat makna. Bukan hanya tentang beton, panjang, dan lebar sebuah jembatan, tetapi tentang bagaimana sebuah akses dapat mempertemukan masyarakat, membuka peluang, dan menghadirkan harapan baru.
Dari penantian panjang menuju sebuah penghubung baru. Dari dua sisi yang terpisah menuju satu akses bersama. Jembatan Garuda Merah Putih kini menjadi simbol bahwa ketika pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat bergandengan tangan, harapan dapat diwujudkan menjadi kenyataan.






