Sinergi Lintas Sektor: Kajian Strategis Sempadan Situ Gununghayu untuk Masa Depan Kuningan
Polres Kuningan Polda Jabar – Upaya menjaga kelestarian sumber daya air kembali digelorakan melalui kegiatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung yang digelar di Desa Randobawailir, Selasa (02/09/2025). Agenda penting ini membahas kajian sekaligus penetapan sempadan Situ Gununghayu yang masuk dalam program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK-KPK).
Dalam kegiatan tersebut hadir berbagai unsur pemerintahan dan institusi terkait, di antaranya Camat Mandirancan Sri Waluya Supratman, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Mandirancan yang diwakili Kasium Aiptu Tatang, Danramil 1514 Pancalang yang diwakili Sertu Sutomo, Kanit Samapta Polsek Mandirancan Aipda Teguh Diantoro, hingga perwakilan Dinas PUTR, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, BPN, serta Kepala Desa Randobawailir beserta jajarannya. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan sumber daya air bukan hanya urusan teknis, tetapi juga menyangkut masa depan masyarakat.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menyampaikan dukungan penuh atas langkah strategis ini. Menurutnya, penetapan sempadan Situ Gununghayu adalah bagian penting dari upaya mencegah konflik agraria sekaligus memastikan fungsi situ tetap optimal sebagai penyangga ekosistem dan penopang kebutuhan masyarakat.
Hasil rapat menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya rencana pematokan untuk membatasi garis sempadan, usulan pembangunan solokan guna mengairi sawah warga, pembagian status tanah milik desa dan Pemda, serta penyusunan program jangka menengah hingga jangka panjang. Tak kalah penting, dilakukan pula perencanaan sosialisasi kepada masyarakat Desa Randobawailir agar mereka turut memahami dan mendukung kebijakan tersebut.
Kerja sama yang erat antar instansi, baik dari BBWS, pemerintah daerah, TNI-Polri, maupun masyarakat setempat, diharapkan mampu menciptakan pengelolaan sumber daya air yang efektif, transparan, dan berkelanjutan. Dengan demikian, Situ Gununghayu bukan hanya menjadi warisan alam, tetapi juga sumber kehidupan yang terjaga bagi generasi mendatang.









