Polres Kuningan Polda Jabar – Mencegah terjadinya konflik antar warga merupakan mandat utama yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh personil kepolisian di lapangan. Tiga personil Polsek Mandirancan di bawah kendali Aiptu Sandi Waluyo bersiaga di Simpang Tugu Macan guna mendeteksi potensi perkelahian massal antar kelompok remaja.
Lokasi perbatasan ini seringkali dijadikan tempat berkumpul yang berujung pada aksi perang sarung jika tidak segera ditangani secara profesional. Operasi pencegahan konflik jalanan ini dilaksanakan pada Rabu malam hingga dini hari, 4 Maret 2026.
Petugas mengedepankan tindakan preventif dengan menghalau setiap remaja yang masih nongkrong di area publik hingga dini hari. Pengawasan terhadap simbol-simbol geng motor dan penggunaan knalpot brong juga dilakukan untuk menjaga wibawa hukum di jalanan.
Kerawanan gukamtibmas lainnya di sekitar perbatasan desa dan kecamatan dipantau secara teliti guna memberikan kepastian keamanan bagi warga. Polri hadir sebagai penengah dan pelindung yang siap meredam gejolak sosial sebelum membesar menjadi gangguan nyata.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE menginstruksikan agar personil di lapangan selalu waspada dan cepat tanggap terhadap laporan warga. Pesan ini merupakan instruksi langsung Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE.
Semoga dengan pengawalan yang ketat, wilayah perbatasan Mandirancan tetap harmonis dan terhindar dari aksi anarkis. Kami akan terus bekerja keras demi terwujudnya masyarakat yang aman, tertib, dan damai.


