BerandaPOLRIPolsek Mandirancan Gaungkan 4 Pilar Wasbang di Desa Randobawailir, Menjaga Jiwa Kebangsaan

Polsek Mandirancan Gaungkan 4 Pilar Wasbang di Desa Randobawailir, Menjaga Jiwa Kebangsaan

Polres Kuningan Polda Jabar – Upaya memperkuat persatuan dan kesadaran kebangsaan terus digelorakan di tengah masyarakat. Kanit Propam Polsek Mandirancan, Aiptu Munawan, mewakili Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE, hadir dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Wawasan Kebangsaan di Desa Randobawailir, Kecamatan Mandirancan, Selasa (09/09/2025). Acara ini dihadiri Forkopimcam Mandirancan, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga setempat.

Sosialisasi ini menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika agar lebih membumi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pemaparannya, Aiptu Munawan bersama unsur Forkopimcam menekankan pentingnya penerapan nilai kebangsaan sebagai benteng utama menjaga ketahanan nasional, sekaligus landasan dalam memelihara Harkamtibmas di tengah perkembangan era digital.

Camat Mandirancan, Bapak Sri Waluya Suparman, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan kebijakan Gubernur Jawa Barat mengenai penerapan jam malam bagi pelajar serta aturan larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi siswa-siswi yang belum memiliki SIM. Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah preventif untuk menekan kenakalan remaja dan menjaga generasi muda tetap berada di jalur positif.

Selain itu, para orang tua juga diajak untuk meningkatkan kepedulian dalam mendampingi anak-anak mereka, agar tidak mudah terjerumus pada pergaulan bebas, geng motor, maupun penyalahgunaan narkoba. Aiptu Munawan menegaskan, kepedulian keluarga dan masyarakat menjadi benteng terdepan dalam mencegah dampak negatif era digital yang dapat menghambat terwujudnya cita-cita menuju Indonesia Emas.

Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE, mengapresiasi terjalinnya sinergitas yang solid antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. “Dengan kebersamaan dan wawasan kebangsaan yang kuat, Mandirancan akan selalu aman, tenteram, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments