Polsek Cilimus Tanam Jagung Hibrida Dukung Ketahanan Pangan Nasional
CILIMUS – Polsek Cilimus Polres Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Wujud dukungan tersebut kali ini diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung hibrida secara serentak di Lahan Baku Sawah (LBS) Blok Pon, Desa Bandorasakulon, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Rabu (13/8/2025).
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB, dihadiri langsung oleh Plt. Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., bersama jajaran perwira Polsek, perangkat desa, dan kelompok tani setempat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah petani menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada jagung di wilayah Cilimus.
Turut hadir Kepala Desa Bandorasakulon, Nana; Panit Lantas Polsek Cilimus, IPTU Cecep Iman Santoso; Panit Reskrim, IPDA Apan Supandi, S.IP; Panit Binmas, IPDA Solachudin, S.H.; Kanit Provost, Aipda Ano Suparno, S.H.; Bhabinkamtibmas Desa Bandorasakulon, Aiptu Maulana Ulfah, S.H.; Unit Intelkam Polsek Cilimus; serta anggota kelompok tani “Berkah Makaya”.
Acara diawali dengan sambutan singkat yang disertai diskusi antara aparat kepolisian, perangkat desa, dan kelompok tani. Dalam diskusi tersebut, dibahas program pemerintah terkait swasembada jagung serta strategi memanfaatkan lahan yang selama ini kurang produktif, khususnya di wilayah tadah hujan seperti Desa Bandorasakulon.
Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit jagung hibrida secara simbolis oleh Kapolsek Cilimus bersama Kepala Desa dan perwakilan kelompok tani. Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 1.028 meter persegi yang sebelumnya jarang dimanfaatkan secara maksimal.
Momen penanaman berlangsung hangat. Beberapa anggota kepolisian tampak memegang cangkul dan menanam bibit bersama petani, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental. Hal ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif terlibat dalam pembangunan desa.
Selain ikut menanam, AKP Nurjani juga menyerahkan bantuan bibit jagung hibrida kepada kelompok tani “Berkah Makaya”. Bantuan ini diharapkan mampu memotivasi para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperluas lahan tanam jagung hibrida di desa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek mengumumkan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Desa Bandorasakulon akan menggelar sosialisasi lanjutan kepada seluruh kelompok tani. Sosialisasi ini akan menghadirkan Kepala Bulog Bandorasa Wetan dan Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Cilimus.
“Melalui sosialisasi ini, para petani akan mendapatkan penjelasan detail mengenai skema penanaman, perawatan, hingga pemasaran hasil panen. Pemerintah juga sudah menyiapkan harga jual yang cukup menguntungkan bagi petani,” ujar AKP Nurjani.
Kapolsek menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan, khususnya jagung, yang menjadi salah satu komoditas strategis nasional. Menurutnya, keberhasilan program ini akan berdampak positif pada perekonomian desa dan kesejahteraan petani.
“Jika petani berhasil meningkatkan hasil panen, maka ketahanan pangan akan semakin kuat dan pendapatan masyarakat juga meningkat,” tambahnya.
Kepala Desa Bandorasakulon, Nana, turut mengapresiasi inisiatif Polsek Cilimus yang aktif mendampingi petani. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian memberikan semangat dan rasa aman bagi warga dalam menggarap lahan pertanian.
Para anggota kelompok tani pun menyambut baik langkah ini. Mereka berharap program penanaman jagung hibrida dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga hasil panen bisa lebih melimpah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dengan adanya sinergi antara Polsek, pemerintah desa, dan kelompok tani, program penanaman jagung hibrida di Desa Bandorasakulon diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuningan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuninan









