Polisi Atur Lalu Lintas Saat Penebangan Pohon Mati di Jalan Raya Cirebon–Kuningan
Kuningan – Sebuah langkah cepat dan sigap dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cilimus, Aipda Epa Sukmana, saat mendampingi proses penebangan pohon mati di Jalan Raya Cirebon–Kuningan, tepatnya di depan Pondok Pesantren As-Shidqu, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Kamis (1/8).
Penebangan pohon tersebut dilakukan sebagai tindakan antisipatif terhadap potensi bahaya tumbangnya pohon yang sudah mengering. Letaknya yang berada di jalur utama penghubung antara Kota Cirebon dan Kabupaten Kuningan menambah urgensi tindakan ini.
Musim hujan yang disertai angin kencang kerap menjadi pemicu tumbangnya pohon-pohon tua atau mati. Keberadaan pohon seperti ini jelas mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang lebih rentan.
Menanggapi laporan masyarakat terkait kondisi pohon tersebut, Aipda Epa Sukmana segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat sekitar untuk mengatur proses penebangan agar berjalan aman dan tertib.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Aipda Epa tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Pengaturan dilakukan dengan sistem buka-tutup dua arah, memungkinkan kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian.
Langkah ini terbukti efektif mengurangi potensi gangguan lalu lintas selama proses penebangan berlangsung. Arus kendaraan tetap berjalan meskipun sempat melambat di sekitar lokasi kejadian.
“Kami bertindak cepat karena keselamatan masyarakat adalah prioritas. Jangan sampai pohon tumbang dulu baru kita bertindak. Ini bagian dari tugas kami sebagai pelayan masyarakat,” ujar Aipda Epa di sela kegiatan.
Proses penebangan memakan waktu sekitar dua jam dan berlangsung sejak pagi hari. Setelah pohon berhasil ditebang, batang dan ranting yang berserakan langsung dibersihkan dari badan jalan oleh tim yang bertugas.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga. Mereka merasa lebih tenang karena proses berjalan dengan aman tanpa menimbulkan kemacetan panjang.
“Kalau tidak ada yang mengatur, pasti macet dan berbahaya. Kami sangat berterima kasih pada Pak Polisi yang turun langsung,” ucap seorang warga yang menyaksikan proses penebangan.
Apresiasi juga datang dari Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, yang menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong personel untuk tanggap terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan warga.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, melalui pernyataan resmi, menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga pelindung dan pelayan masyarakat.
Aksi nyata seperti ini, menurutnya, menjadi bagian dari pelayanan prima Polri dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan









