Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Cilimus Polres Kuningan melaksanakan kegiatan KRYD patroli dialogis pada Kamis, 19 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilimus.
Patroli dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB dengan menyasar wilayah Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini difokuskan pada daerah pemukiman warga yang dinilai memiliki aktivitas cukup tinggi.
Anggota yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni AIPDA Ano Suparno dan BRIGPOL Guntur Erlangga yang secara langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli secara dialogis dengan menyapa warga serta berdiskusi terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat.
Petugas memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya C3 seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Selain itu, warga juga diingatkan untuk mengantisipasi aktivitas balap liar dan geng motor yang dapat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama.
Warga menyambut baik kegiatan patroli tersebut dan mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah mereka.
Kegiatan patroli dialogis ini juga menjadi sarana untuk menyerap informasi dari masyarakat terkait potensi gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan langkah strategis dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Ia menambahkan bahwa sinergitas antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menonjol.









