Polres Kuningan Polda Jabar – Ketika embun masih menyelimuti dedaunan di lereng Gunung Ciremai, geliat pengabdian telah dimulai oleh para penjaga keamanan di wilayah Mandirancan. Tak ada kata lelah bagi mereka untuk terus mengawal fajar dan memastikan setiap langkah warga menuju sekolah maupun tempat kerja berjalan tanpa aral melintang. Inilah potret nyata dari sebuah komitmen yang tak lekang oleh panas maupun hujan, demi senyum aman di wajah masyarakat.
Langkah kaki para petugas ini tersebar merata di lima palagan pengabdian yang setiap pagi selalu dipenuhi hiruk pikuk manusia. Dari Simpang Tiga Fajar hingga Simpang Tiga Lapang Bola, dari gerbang SMAN 1 hingga SMPN 2 Mandirancan, hingga riuhnya aktivitas di Pasar Rakyat Cipancur Desa Sukasari, polisi hadir sebagai navigator keselamatan bagi sesama, pada hari Selasa (27/01/2026).
Adalah Kasium Aiptu Tatang Sentani yang memimpin delapan personel dalam orkestra pelayanan pagi ini. Di tangannya, peluit bukan sekadar alat pemberi aba-aba, melainkan suara peringatan yang menjaga agar setiap nyawa di jalanan tetap terlindungi. Kerja keras kolektif ini merupakan cerminan dari semangat kebersamaan anggota Polsek Mandirancan dalam memberikan yang terbaik bagi tanah kelahiran mereka bertugas.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan bahwa pengabdian terbaik adalah yang dilakukan secara konsisten dan penuh keikhlasan. Beliau menekankan bahwa Polri akan terus menjadi mitra setia bagi masyarakat Mandirancan dalam menjaga setiap jengkal jalanan agar tetap kondusif bagi pertumbuhan aktivitas pendidikan dan ekonomi lokal.
Pagi itu pun berakhir dengan catatan indah; arus jalanan lancar, anak-anak sampai di kelas dengan tenang, dan para pedagang pasar dapat memulai niaganya tanpa terganggu macet. Kehadiran Polsek Mandirancan sekali lagi membuktikan bahwa di balik seragam yang gagah, terdapat hati yang selalu siap melayani kepentingan masyarakat luas.





