POLRES KUNINGAN – Polsek Selajambe Polres Kuningan Polda Jawa Barat. Pada hari Rabu, 5 Agustus 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, telah berlangsung kegiatan simbolis penanaman bibit jagung hibrida di Lahan Baku Sawah (LBS) milik Pondok Pesantren Miftahul Hidayah yang berlokasi di Dusun Bangong, Desa Cantilan, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Polsek Selajambe dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor pertanian berbasis komoditas strategis seperti jagung. Dengan luas lahan sekitar 280 meter persegi, penanaman ini diharapkan menjadi percontohan bagi pemanfaatan lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan.
Acara yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pimpinan Ponpes Miftahul Hidayah, Maman Hidayat; Kapolsek Selajambe IPTU Saefudin; Kepala KUA Kecamatan Selajambe, Ade Alimudin; serta personel dari Polsek Selajambe seperti Kanit Samapta Agus Tri, Kasium Aipda Heri, Kanit Intel Aipda Sumadinata, dan Bhabinkamtibmas Desa Ciberung Bripka Yuda Andika. Tak ketinggalan pula, perangkat Desa Cantilan dan para santri pondok pesantren turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh panitia yang dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama para pihak terkait mengenai pentingnya sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan. Diskusi ini menyoroti peran pesantren dan masyarakat desa dalam memanfaatkan potensi lahan pertanian lokal serta mendorong kemandirian pangan dari skala kecil hingga menengah. Kehadiran Polsek Selajambe dalam kegiatan ini juga menunjukkan peran aktif aparat kepolisian dalam mendukung pembangunan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan tetapi juga dalam bidang sosial dan ekonomi.
Momentum utama dari kegiatan ini adalah penanaman bibit jagung hibrida secara simbolis oleh para pejabat yang hadir, termasuk Kapolsek IPTU Saefudin dan Pimpinan Ponpes Maman Hidayat. Aksi simbolis ini menjadi representasi nyata kolaborasi antara unsur pemerintahan, kepolisian, lembaga keagamaan, dan masyarakat desa dalam menggerakkan roda ketahanan pangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para santri tentang pentingnya pertanian sebagai fondasi ekonomi nasional sekaligus ladang amal yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Penanaman jagung hibrida ini merupakan bagian dari program strategis Polri dalam merespons tantangan nasional terkait ketahanan pangan yang belakangan ini menjadi fokus pemerintah. Melalui pendekatan lokal seperti di Desa Cantilan, diharapkan terjadi peningkatan produksi pangan yang merata, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Polsek Selajambe berkomitmen untuk terus menggulirkan program-program yang bersifat memberdayakan masyarakat desa dengan mengedepankan prinsip kolaboratif dan berkelanjutan.
Selain penanaman bibit, kegiatan ini juga diisi dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan dalam gerakan membangun desa berbasis pertanian. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif, menunjukkan bahwa masyarakat menyambut positif inisiatif yang dilakukan oleh Polsek Selajambe dan pihak terkait. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun rasa saling percaya serta gotong royong yang kuat di tingkat lokal.
Dengan terlaksananya kegiatan penanaman jagung hibrida ini, Polsek Selajambe berharap dapat menjadi pemantik bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Selajambe dan sekitarnya untuk turut serta dalam upaya ketahanan pangan nasional. Kolaborasi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Diharapkan ke depan, hasil dari penanaman ini bisa dinikmati bersama dan menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.