Geliat ekonomi di wilayah Kabupaten Kuningan seringkali dimulai jauh sebelum matahari terbit, terutama di sektor perdagangan pangan dan logistik. Aktivitas di pasar tradisional dan titik distribusi barang menjadi pusat keramaian yang memiliki karakteristik kerawanan tersendiri. Menyadari hal tersebut, Polsek Cilimus menempatkan area publik ini sebagai salah satu prioritas dalam skema patroli dialogis demi menjamin keselamatan para pedagang dan pembeli.
Kehadiran polisi di tengah hiruk-pikuk persiapan pasar bertujuan untuk mencegah terjadinya praktik premanisme, pungutan liar, maupun tindak kriminalitas konvensional lainnya. Mengingat banyaknya transaksi tunai yang terjadi pada jam-jam subuh, potensi kerawanan terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau curas menjadi perhatian serius bagi jajaran aparat kepolisian di wilayah Kecamatan Cilimus.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menegaskan bahwa pengamanan aktivitas ekonomi masyarakat adalah bagian dari pelayanan prima kepolisian. Menurutnya, rasa aman yang dirasakan oleh para pelaku usaha akan berdampak langsung pada stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat luas di wilayah hukum Polres Kuningan.
Selain fokus pada keamanan pasar, patroli KRYD ini juga melakukan penyisiran di sepanjang jalur distribusi untuk mengantisipasi aksi pemalakan atau gangguan dari kelompok geng motor. Polisi berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap warga yang harus bekerja pada dini hari dapat menjalankan aktivitasnya tanpa rasa was-was terhadap ancaman kejahatan jalanan.
Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026, yang dimulai pukul 02.00 WIB s/d selesai. Pemilihan waktu ini sangat krusial karena merupakan fase transisi antara waktu istirahat warga dengan dimulainya mobilisasi barang dagangan, di mana kewaspadaan seringkali terabaikan oleh para pedagang yang fokus pada persiapan jualan.
Lokasi kegiatan pengamanan ini difokuskan di Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, yang memiliki pusat aktivitas perdagangan cukup signifikan. Petugas melakukan pemantauan di titik-titik bongkar muat barang untuk memastikan tidak ada kendaraan yang parkir sembarangan dan berpotensi menjadi sasaran tindak pidana curanmor oleh pelaku kejahatan.
Dua personel yang ditugaskan dalam giat ini adalah IPDA Wiwid dan Brigpol Guntur, yang secara aktif berjalan kaki menyusuri lorong-lorong area publik untuk berinteraksi dengan warga. Keduanya menjalin komunikasi yang hangat dengan para pedagang guna menyerap informasi mengenai situasi keamanan terkini dan memberikan rasa nyaman melalui kehadiran seragam cokelat di lapangan.
IPDA Wiwid dan Brigpol Guntur senantiasa mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam membawa uang tunai dan barang berharga lainnya saat berada di tempat keramaian. Petugas juga memberikan imbauan agar para pengemudi kendaraan angkutan barang selalu mengunci pintu dan tidak meninggalkan kunci tergantung pada kendaraan saat sedang melakukan aktivitas bongkar muat.
Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menambahkan bahwa sinergi antara polisi dan pengelola keamanan pasar sangat dibutuhkan untuk menciptakan sistem peringatan dini yang efektif. Melalui dialog yang intens, kepolisian berharap masyarakat menjadi lebih berani untuk melaporkan setiap bentuk intimidasi dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan kelompok tertentu.
Hasil dari patroli dialogis ini menunjukkan tingkat kondusifitas yang sangat baik, di mana aktivitas ekonomi masyarakat berjalan normal tanpa adanya gangguan berarti. Terpantau bahwa kesadaran warga dalam menjaga barang miliknya sudah mulai meningkat, yang dibuktikan dengan penempatan kendaraan bermotor pada area yang mudah terpantau dan dalam kondisi terkunci ganda.
Selama proses kegiatan berlangsung, situasi di Desa Cilimus dilaporkan aman dan tertib tanpa ditemukan adanya indikasi balap liar maupun konvoi geng motor yang melintas. Hal ini memberikan keleluasaan bagi para pedagang untuk mempersiapkan stok pangan masyarakat dengan perasaan tenang, sehingga roda ekonomi lokal dapat berputar dengan stabil dan kondusif.
Laporan hasil KRYD ini akan dilaporkan secara berkala sebagai bahan evaluasi dalam pemetaan zona rawan kriminalitas di wilayah Kabupaten Kuningan. Polsek Cilimus memastikan bahwa kehadiran petugas di titik-titik aktivitas ekonomi akan terus dipertahankan demi mewujudkan Polri yang presisi dan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi.







