Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Jagung di Kaliaren, Perkuat Sinergi Polri-Masyarakat
Kuningan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Kaliaren dan Sampora, Aipda Epa Sukmana, melaksanakan kegiatan sambang ke lahan pertanian jagung di Blok Sawah Limus, Dusun Manis, Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pada Selasa (5/8/2025).
Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari rutinitas Aipda Epa dalam menjalankan tugas sebagai pembina keamanan dan ketertiban masyarakat di desa binaannya. Dengan turun langsung ke lapangan, ia ingin memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus menyerap aspirasi warga, terutama dari kalangan petani.
Dalam kunjungan tersebut, Aipda Epa berdialog dengan kelompok tani “Karya Bakti Cibodas” dan salah satu petani, Bapak Tatang, yang sedang mengelola lahan jagung seluas sekitar 150 bata. Tanaman jagung jenis hibrida tersebut kini telah memasuki usia empat bulan dan dalam waktu dekat akan memasuki masa panen.
Para petani menyampaikan bahwa proses panen direncanakan akan dilakukan dalam satu minggu ke depan. Setelah dipanen, jagung akan dikupas dan dijemur secara alami sebagai persiapan sebelum dijual ke pasar. Namun, mereka mengeluhkan keterbatasan informasi mengenai harga pasar yang kerap berubah-ubah.
Menanggapi hal tersebut, Aipda Epa memanfaatkan kesempatan sambang untuk menyampaikan update harga jagung terkini dari BULOG. Ia menjelaskan bahwa jagung dengan kadar air 18–20% dibeli seharga Rp 5.500 per kilogram, sedangkan jagung dengan kadar air 14% dihargai Rp 6.400 per kilogram.
Informasi tersebut langsung disambut positif oleh para petani yang merasa terbantu. Mereka mengaku bahwa selama ini kurang mendapatkan informasi resmi mengenai harga acuan dari pemerintah, sehingga sering kali mengalami kerugian dalam menjual hasil panen.
Selain memberikan informasi harga, Aipda Epa juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam bertani. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional, serta menjadi penopang utama ekonomi keluarga di pedesaan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan di lingkungan pertanian. Menurutnya, kasus pencurian hasil panen dan alat pertanian masih menjadi potensi gangguan kamtibmas yang harus diwaspadai bersama, terutama menjelang musim panen.
“Polri hadir tidak hanya saat ada gangguan, tapi juga untuk mencegah dan memberi rasa aman bagi masyarakat, termasuk petani. Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik, kita bisa wujudkan desa yang aman dan produktif,” ujar Aipda Epa di sela kegiatan sambang.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I., M.Si., melalui Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., mengapresiasi langkah anggotanya tersebut. Menurutnya, kegiatan sambang seperti ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri yang humanis dan proaktif dalam mendukung kehidupan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu menjadi fasilitator informasi dan pendamping masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Terlebih di sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi pedesaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Para petani pun merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian mereka demi terciptanya ketahanan pangan yang tangguh dan masyarakat yang sejahtera.
(Humas Polsek Cilimus – Polres Kuningan)









