Polres Kuningan Polda Jabar – Modus kejahatan perbankan yang terus berkembang menuntut kesigapan personel kepolisian dan tenaga pengamanan internal bank untuk selalu selangkah lebih maju. Polsek Mandirancan secara proaktif membekali petugas Satpam perbankan dengan pengetahuan mengenai ancaman kejahatan siber yang menyasar mesin ATM. Melalui pemberian edukasi yang berkelanjutan, diharapkan risiko kerugian nasabah akibat pencurian data dapat diminimalisir secara efektif.
Unit SPKT 2 yang dipimpin oleh Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama dua personel piket melaksanakan sambang dialogis di kantor perbankan wilayah Mandirancan. Fokus kegiatan kali ini adalah memberikan pemahaman mendalam bagi petugas keamanan di Bank BRI dan BJB Unit Mandirancan mengenai pentingnya pemeriksaan rutin pada slot kartu mesin ATM dan area sekitarnya, pada hari Selasa (27/01/2026).
Selain waspada terhadap aksi perusakan fisik, Aiptu Juro Jauhari menekankan pentingnya pengawasan terhadap orang-orang yang berlama-lama di dalam ruang ATM dengan gerak-gerik mencurigakan. Satpam dihimbau untuk selalu mengecek kondisi CCTV secara berkala guna memastikan rekaman mengarah tepat ke area transaksi. Pengetahuan tentang ciri-ciri alat skimming menjadi materi penting yang disampaikan guna memperkuat pertahanan perbankan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menjelaskan bahwa patroli malam bukan hanya soal kehadiran fisik, tetapi juga membawa misi edukasi. Menurutnya, pemahaman Satpam yang mumpuni tentang teknik skimming akan sangat membantu Polri dalam mencegah terjadinya kejahatan perbankan lintas wilayah yang meresahkan masyarakat.
Kegiatan sambang ini direspon positif oleh pihak keamanan bank yang merasa terbantu dengan adanya pembekalan teknis dari Polsek Mandirancan. Dengan sinergi yang kuat, wilayah Mandirancan diharapkan menjadi area yang aman bagi aktivitas perbankan, terbebas dari ancaman pembobolan maupun pencurian data nasabah.







