Polres Kuningan Polda Jabar – Menjaga keamanan aset negara berupa sarana pendidikan adalah investasi penting bagi masa depan generasi bangsa. Di bawah komando Aiptu Sandi Waluyo, tiga personil Polsek Mandirancan melaksanakan patroli penyisiran ke sejumlah sekolah menengah guna memastikan lingkungan pendidikan tetap steril dari ancaman kejahatan.
Langkah preventif ini difokuskan pada pengecekan titik rawan di SMK Budy Bhakti, SMUN 1, hingga SMPN 2 Mandirancan untuk mengantisipasi aksi bobol sekolah. Kegiatan pengamanan ekstra ini dilaksanakan secara maraton pada malam hingga dini hari, Selasa 3 Maret 2026.
Petugas melakukan pemeriksaan pada gerbang utama dan berkoordinasi dengan penjaga sekolah agar selalu waspada terhadap pergerakan mencurigakan di sekitar gedung. Kehadiran Polri di area pendidikan ini bertujuan memberikan perlindungan maksimal bagi sarana belajar mengajar warga Mandirancan.
Selain fokus pada gedung sekolah, patroli juga menyisir jalur-jalur sepi di sekitar komplek pendidikan untuk membubarkan potensi geng motor dan balap liar. Penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketenangan malam juga menjadi target utama untuk ditertibkan demi kenyamanan warga sekitar.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE menyampaikan bahwa stabilitas wilayah di jam-jam rawan adalah kunci utama dalam mencegah niat pelaku kriminalitas. Hal ini selaras dengan arahan Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE.
Dengan pengawalan yang ketat ini, diharapkan komplek pendidikan di Mandirancan aman dari segala bentuk gangguan gukamtibmas. Polsek Mandirancan akan terus bersiaga menjaga aset-aset berharga masyarakat hingga pagi menjelang.







