BerandaPOLRIAIPDA Momon Usman Efendi, Polisi Humanis yang Jadi Sahabat Warga Panawuan

AIPDA Momon Usman Efendi, Polisi Humanis yang Jadi Sahabat Warga Panawuan

AIPDA Momon Usman Efendi, Polisi Humanis yang Jadi Sahabat Warga Panawuan

KUNINGAN – Sosok AIPDA Momon Usman Efendi menjadi figur yang sangat dikenal dan dicintai warga Desa Panawuan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Anggota Polsek Cilimus ini telah membuktikan bahwa polisi tak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga menjadi sahabat dan pelindung masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati.

Pada Kamis (24/7), AIPDA Momon kembali menunjukkan dedikasinya melalui kegiatan sambang dialogis di kantor PO Aurel Trans, Dusun 03 RT 001 RW 001. Dalam kegiatan itu, ia berdialog langsung dengan warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Pendekatan personal menjadi kunci dalam tugas yang dijalankan AIPDA Momon. Ia tak hanya berbicara soal hukum, tetapi juga membuka ruang diskusi, mendengarkan keluh kesah warga, dan memberikan solusi praktis. Kedekatan emosional yang terjalin membuat masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan secara langsung dalam menjaga keamanan bersama.

Dadan, salah satu warga yang sering berinteraksi dengan AIPDA Momon, menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya. “Pak Momon sering keliling kampung, kadang pagi, kadang malam. Kami merasa tenang karena beliau selalu hadir dan menyapa kami, menanyakan kondisi lingkungan,” ujar Dadan.

Lebih dari sekadar menjalankan tugas formal, AIPDA Momon juga aktif melakukan patroli mandiri di malam hari, menyusuri gang-gang kecil dan wilayah terpencil untuk memastikan situasi tetap kondusif. Warga pun menjulukinya sebagai “penjaga malam tanpa tanda jasa” berkat dedikasinya yang luar biasa.

Menurut AIPDA Momon, keberadaan polisi di tengah masyarakat adalah bagian dari pelayanan publik yang sejati. “Kami ini pelayan masyarakat. Kalau ingin situasi aman, polisi harus dekat dengan warganya. Dengan kedekatan, kepercayaan itu akan tumbuh,” ungkapnya.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Nurjani, SE turut memberikan apresiasi terhadap kinerja AIPDA Momon. Ia menilai, apa yang dilakukan anggotanya tersebut merupakan cerminan dari polisi yang bekerja dengan hati. “Beliau bukan hanya profesional, tapi juga sangat peduli terhadap lingkungan sosial masyarakat,” kata Kapolsek.

Kehadiran AIPDA Momon telah membawa dampak nyata di Desa Panawuan. Warga kini semakin sadar pentingnya menjaga keamanan bersama, bahkan mulai aktif melapor jika ada potensi gangguan kamtibmas. Ini membuktikan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat bisa menciptakan sistem keamanan berbasis komunitas yang kuat.

Tak hanya itu, koordinasi antara pihak kepolisian dan pemerintah desa juga berjalan lebih harmonis berkat komunikasi terbuka yang dijalin oleh AIPDA Momon. Kepala Desa Panawuan menyebut bahwa pihaknya terbantu karena polisi menjadi mitra aktif, bukan sekadar pengawas.

Kisah AIPDA Momon menjadi bukti nyata bahwa sosok polisi yang hadir dengan ketulusan dan kepedulian bisa menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat. Ia membuktikan bahwa keamanan bukan hanya soal patroli dan penindakan, tapi juga soal kehadiran yang memberi rasa aman dan membangun hubungan yang saling percaya.

Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments