Polres Kuningan Polda Jabar – Di bawah langit sore yang mulai temaram, kesibukan di Simpang Tiga Pusat Gadai mencapai puncaknya saat warga berbondong-bondong pulang ke rumah. Nampak tiga personil tangguh Polsek Mandirancan dipimpin Aipda Johan berdiri tegak mengatur ritme kendaraan demi mencegah kemacetan yang melelahkan.
Aksi sigap para petugas ini bukan sekadar mengatur jalan, melainkan menjaga marwah ketertiban umum dari segala bentuk gangguan jalanan. Kehadiran mereka membawa rasa tenang bagi setiap pengendara pada hari Selasa, 3 Maret 2026.
Sorot mata petugas tajam mengawasi jika ada suara knalpot brong yang mengganggu atau kelompok remaja yang bersiap melakukan aksi balap liar. Pencegahan terhadap kenakalan remaja dan geng motor menjadi bagian tak terpisahkan dari pengabdian mereka di sela-sela gatur lantas sore itu.
Tidak lupa, kewaspadaan terhadap ancaman premanisme, calo, hingga modus hipnotis terus ditingkatkan di area pusat gadai yang strategis tersebut. Petugas ingin memastikan bahwa setiap butir keringat mereka bermuara pada rasa aman bagi setiap warga Mandirancan.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE menyampaikan bahwa pengabdian di lapangan adalah ibadah nyata bagi setiap personil polisi. Hal ini selaras dengan arahan Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE.
Narasi pengabdian ini ditutup dengan harapan agar masyarakat selalu disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. Polsek Mandirancan akan terus hadir di setiap persimpangan, menjaga setiap langkah warga hingga sampai ke tujuan.









