BerandaPOLRIJaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Polres Kuningan Gelar Gerakan Pangan Murah

Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Polres Kuningan Gelar Gerakan Pangan Murah

KUNINGAN – Polres Kuningan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Selasa (3/3/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang cenderung melonjak drastis selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.Pasar pangan murah ini, mendapat antusias warga. Ratusan warga bahkan rela antri untuk mendapatkan pangan murah ini.Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sebanyak 6,5 ton sembako yang langsung diserbu warga. Tingginya antusiasme masyarakat membuat stok yang disediakan diprediksi habis hanya dalam waktu kurang dari dua jam.Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan bahwa program kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.”Ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat, karena biasanya di bulan Ramadan menjelang Lebaran itu harga-harga sembako melonjak. Dengan adanya kegiatan seperti ini, pertama masyarakat akan terbantu, kedua juga dalam rangka menekan harga,” ujar Bupati. Bupati juga menegaskan pentingnya pengendalian harga agar tetap dalam batas wajar sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan suci ini.Senada dengan Bupati, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan gerakan serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Selain untuk membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga berfungsi sebagai langkah preventif terhadap praktik penimbunan barang. “Kami berharap bahwa apa yang disampaikan Pak Bupati terkait dengan mencegah adanya penimbunan, kemudian kita mencegah adanya lonjakan harga, maka dengan Gerakan Pangan Murah ini kita manfaatkan untuk betul-betul dapat menyerap apa yang sudah disediakan,” tegas Kapolres.Kapolres juga mengaku terkesan dengan semangat para ibu rumah tangga yang rela mengantre demi mendapatkan sembako untuk keluarga mereka. “Di situlah kesenangannya, ternyata pengorbanannya luar biasa. Rela antre, rela tawar-menawar,” tambahnya dengan nada apresiatif.Kapolres menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejehteraan ekonomi masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah. Pihaknya memahami ketersediaan pangan dengan harga terjangkau adalah prioritas utama masyarakat saat ini.“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami hadir untuk memastikan warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok berkualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam,” ujar Kapolres,Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di desa-desa lain di wilayah Kuningan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran pemerintah dan Polri di tengah fluktuasi harga pangan.Kegiatan ini menyediakan sembilan komoditas utama yang dijual dengan harga sangat kompetitif. Antara lain, Beras Rp 12.000/kg, Minyak Goreng Rp 15.500/liter, Daging Sapi Rp 120.000/kg, Daging Ayam Rp 36.000, Telur Ayam: Rp 29.000/kg, Cabai Rp 28.000/kg, Bawang Merah/Putih Rp 38.000/kg, Gula Pasir Rp 15.500/kg, Tepung Terigu Rp 8.000/kg.Sementara itu, warga yang datang mengaku sangat terbantu dengan adanya inisiatif ini. Selain lokasinya yang strategis, selisih harga yang ditawarkan dinilai sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangga sehari-hari.“Alhamdulillah, sembako yang dijual murah, dibawah harga pasar. Saya beli beras, telur dan minyak,” ujar Wiwin (30) salah seorang warga.Masyarakat berharap jika kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat Kbupaten Kuningan dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments